logo


Tips Jitu Merangsang Bunga Melati Agar Rajin Berbunga

Tanaman yang memiliki nama latin jasminum ini menyukai media tanam yang berdrainase baik

20 Mei 2015 11:34 WIB

Bunga Melati
Bunga Melati

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menanam tanaman hias memang susah-susah gampang, seperti bunga melati misalnya. Tanaman ini, merupakan tanaman hias yang cukup terkenal. Umumnya, tanaman ini kerap dijumpai di pekarangan rumah warga. Tanaman melati yang sehat dengan tampilan bunganya yang banyak, memang menjadi dambaan bagi penghobis tanaman hias. Namun, sayangnya, sering kali kita menemukan ada bunga melati yang sulit sekali berbunga.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada baiknya pada saat memulai menanam, sebaiknya Anda memperhatikan soal kebutuhan cahaya. Melati sangat menyukai tempat terbuka agar mendapatkan sinar matahari yang banyak. Meskipun ditaruh di tempat yang agak teduh, usahakan tanaman ini tetap mendapat paparan sinar matahari. Selain itu perhatikan juga media tanamnya.

Tanaman yang memiliki nama latin jasminum ini menyukai media tanam yang berdrainase baik. Namun tidak menyukai jika tergenang dengan air. Idealnya media tanam harus memiliki tanah yang gembur dan kaya bahan organik, dengan kadar asamnya 6-7 pH. Media tanam yang dibutuhkan biasanya berkomposisi tanah, pupuk kandang dan sekam lapuk dengan aturan perbandingannya 1:2:3.


Ingin Ruangan Kamar Tidur Harum? Letakkanlah 5 Jenis Tanaman Hias Ini

Untuk memperbanyak anakan tanaman melati ini, Anda bisa melakukan teknik setek sepanjang 12 cm dan ditanamn ke dalam polibag. Namun sebelum Anda memindahkan sebaiknya disiram dahulu sampai basah. Langkah selanjutnya adalah menyobek kantong, dan bibit pun dipindah ke dalam pot yang sebelumnya bisa diisi dahulu media hingga sepertiga bahan. Baru kemudian tanam pangkal tanaman ke dalam media dan di timbun. Simpan tanaman yang baru selesai ditanam ke tempat yang agak teduh, apabila sudah melihat pucuk baru yang telah terbentuk, maka baru bisa dipindahkan ke areal yang lebih terbuka.

Untuk perawatan, Anda bisa melakukan penyiraman secara rutin. Apabila Anda melihat gulma sebaiknya langsung dibuang karena dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tanaman. Berilah pupuk, untuk nutrisi pada tanaman. Pupuk bisa diberikan ketika tanaman sudah berusia seminggu setelah ditanam. Anda bisa memberikan Pupuk NPK dengan perbandingan 15:15:15, dosisnya 5 gram pertanaman yang diulang setiap bulan.

Semantara untuk pemenuhan kebutuhan hara, Anda bisa memberikan pupuk organik, seperti Gandasil dan growmore dengan takaran 2cc setiap minggunya. Biasanya pemberian pupuk dapat dilakukan bersamaan dengan penyiraman. Pemangkasan dapat dilakukan pada musim kemarau, tujuannya untuk membentuk tajuk, merangsang, memperbanyak, dan memperbesar bunga.

Usahakan untuk memotong tanaman, apabila ranting atau pucuk nya ditemukan layu. Apabila Anda ingin memperbesar kuntum bunga, potong semua kuncup dan sisakan satu kuntum utama bunga.

6 Jenis Melati Yang Layak Anda Ketahui

Halaman: 
Penulis : Hartati, Hasballah