logo


Rachel Vennya Beri Rp40 Juta Agar Lolos Karantina, MAKI: Kalau Terungkap Suap, Harus Diproses

Rachel Vennya memberikan uang Rp40 juta seorang protokol Bandara Soekarno-Hatta, Ovelina Pratiwi, agar tidak dikarantina

11 Desember 2021 18:00 WIB

Boyamin Saiman
Boyamin Saiman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rachel Vennya memberikan uang Rp40 juta seorang protokol Bandara Soekarno-Hatta, Ovelina Pratiwi, agar tidak dikarantina sepulang dari Amerika Serikat (AS). Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut hal itu adalah bentuk suap.

"Dalam perkara suap, itu kan termasuk tindak pidana korupsi, sehingga berlaku Pasal 4 UU Pemberantasan Korupsi No 31 Tahun 1999 dan segala perubahannya dinyatakan dengan tegas, pengembalian kerugian negara tidak menghapuskan pidananya. Kalau terungkap suap, ya harus diproses," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Sabtu (11/12).

Menurutnya, meski uang tersebut sudah dikembalikan tapi tidak menghapus tindak pidana suap.


Tidak Mau Jalani Karantina, Rachel Vennya: Nggak Nyaman

"Persoalan dikembalikan atau tidak dikembalikan, itu tidak hal yang menghapuskan atau meniadakan tindak pidana suapnya. Karena sudah terjadi peristiwa suapnya," ujarnya.

Boyamin mengatakan bahwa penegak hukum harusnya memproses perkara suap tersebut. Menurutnya, pengembalian uang tersebut membuktikan bahwa suap telah terjadi.

"Dan kewajiban hukum dari penegak hukum adalah justru harus memproses perkara suap ini tanpa melihat itu sudah dikembalikan. Justru sudah dikembalikan ini malah bukti kuat sudah terjadi suap. Jadi ini dalam konteks pemberantasan korupsi, maka suap ini harus diurus, diproses, kalau melibatkan, siapa pun itu, tanpa pandang bulu," jelasnya.

Rachel Vennya Tidak Ditahan, PPP Singgung Keadilan

Halaman: 
Penulis : Admin