logo


Rachel Vennya dkk Didakwa Langgar Prokes, Jaksa Ungkap Cara Kabur dari Karantina

Jaksa penuntut umum menjelaskan rangkaian pelanggaran Rachel Vennya

10 Desember 2021 16:10 WIB

Rachel Vennya
Rachel Vennya Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rachel Vennya, Salim Nauderer, dan Maulida Khairunnisa didakwa melanggar protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Jaksa penuntut umum menyebut Rachel dibantu oleh seseorang bernama Ovelina Pratiwi.

"Bahwa Terdakwa Ovelina diminta tolong membantu kedatangan saudara terdakwa Rachel Vennya yang dalam hal ini dilakukan penuntutan secara terpisah, bersama dengan dua orang lainnya yakni terdakwa Salim Nauderer dan terdakwa Maulida kembali ke tanah air setelah dari Amerika Serikat dengan menggunakan pesawat," kata jaksa saat membaca surat dakwaan di Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat (10/12).

Jaksa mengatakan bahwa sebelum tiba di Indonesia, Rachel berkomunikasi dengan Ovelina. Jaksa menyebut Ovelina menjadi 'pengatur' kepulangan Rachel sehingga tidak menjalani karantina.


Rachel Vennya Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka, Ini Alasannya

"Ketika mau landing, Rachel Vennya kemudian memberikan chat WA 'mbak saya landing' kemudian informasi tersebut terdakwa Ovelina sampaikan kepada saksi Eko Periadi, lalu menghubungi saksi Jarkasih, lalu saksi menghubungi petugas yang ada di bandara, yaitu Satria untuk menjemput saksi Rachel, Salim dan Maulida," jelasnya.

Jaksa mengatakan bahwa Rachel dibantu agar kabur dari karantina oleh petugas bernama Fatah Satria.

"Bahwa selanjutnya pada 17 September 2021, Rachel, Salim, dan Maulida mendarat dari Amerika Serikat menggunakan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 23.19 WIB untuk jalur yang dilalui sudah benar. Namun pemeriksaan di jalur pos Satgas Covid-19 dibantu oleh Saudara Fatah Satria untuk stempel pada kertas karantina, yang seharusnya stempel hotel diganti dengan stempel wisma," jelasnya.

Di pos pemeriksaan barang, Rachel melobi sejumlah polisi. Rachel dkk keluar dari Bandara Soetta menggunakan bus DAMRI tanpa karantina.

"Kemudian selanjutnya ke pos customer pemeriksaan barang, bahwa lanjut ke pos luar penjagaan kepolisian dengan petugas kepolisian, karena salah satu petugas kepolisian kenal dengan Rachel Vennya selanjutnya berbicara dengan petugas polisi, dan sehingga saksi Rachel Vennya, Salim dan Maulida bisa keluar, dan langsung naik bus DAMRI," tutur jaksa.

Rachel Vennya dkk, termasuk Ovelina Pratiwi, didakwa melanggar Pasal 93 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit juncto pasal 56 ayat 1 KUHPidana.

Usai Diperiksa Sebagai Tersangka, Rachel Vennya: Minta Doanya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata