logo


Pimpinan Ponpes Hamili Belasan Santriwati, Ridwan Kamil: Biadab dan Tak Bermoral!

Sembilan bayi dilahirkan, dua calon bayi dalam kandungan.

9 Desember 2021 04:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kasus pimpinan pondok pesantren memperkosa 12 santriwati di Bandung tengah menjadi sorotan publik. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut sang pelaku biadab dan tak bermoral.

Lewat akun Instagram-nya, pria yang karib disapa Kang Emil itu mengatakan sekolah sudah ditutup. "Semoga pengadilan bisa menghukum seberat-beratnya dengan pasal sebanyak-banyaknya kepada pelaku yang biadab dan tidak bermoral ini," tulis Emil, dikutip Kamis (9/12).

Emil memastikan korban tengah didampingi tim DP3AKB provinsi Jawa Barat untuk proses trauma healing.


Jangan ke Demokrat, Denny Siregar Sarankan Ridwan Kamil Gabung Partai Ini

Eks Wali Kota Bandung itu lantas mengajak aparat di tingkat desa untuk selalu memantau aktivitas publik. Selain itu, monitoring juga harus dilakukan di jagat pendidikan, termasuk forum pesantren.

"Meminta forum institusi pendidikan/forum pesantren untuk saling mengingatkan jika ada praktik-praktik pendidikan yang di luar kewajaran," tuntasnya.

Diketahui, pimpinan salah satu pesantren di Kota Bandung, HW, memperkosa beberapa santrinya hingga melahirkan sembilan bayi. Sementara, dua calon bayi hasil pemerkosaan HW masih dalam kandungan.

Isu Kang Emil Dampingi Zulhas di Pilpres 2024, Begini Kata PAN

Halaman: 
Penulis : Iskandar