logo


Imbau Jokowi Lapor soal Kiriman 1 Truk Jeruk, KPK: Bentuk Transparansi

Presiden Joko Widodo mendapat satu truk jeruk dari warga Karo, Sumatera Utara

8 Desember 2021 22:30 WIB

Warga Karo, Sumatera Utara, memberikan jeruk ke Jokowi
Warga Karo, Sumatera Utara, memberikan jeruk ke Jokowi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mendapat satu truk jeruk dari warga Karo, Sumatera Utara. Jokowi sendiri sudah mengganti pemberian jeruk tersebut. KPK mengingatkan Jokowi untuk melapor ke KPK sebagai bentuk transparansi.

"Sebagai bentuk transparansi, laporan penolakan atau penyaluran bantuan sosial kemudian dapat disampaikan kepada KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding kepada wartawan, Rabu (8/12).

Ipi mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan gratifikasi kepada pejabat negara. Ipi mengatakan bahwa pejabat negara memang bertugas dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Novel Baswedan Ingin Kembali Bekerja di KPK, Ini Kata Polri

"Pertama, sebagai dukungan dalam upaya pemberantasan korupsi, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun kepada pegawai negeri/penyelenggara negara untuk mendapatkan pelayanan dari pemerintah," ujar Ipi.

"Karena sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pegawai negeri/penyelenggara negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.

Ipi mengatakan bahwa gratifikasi berupa makanan atau minuman bisa disalurkan sebagai bantuan sosial atau dikembalikan kepada pemberi.

"Kedua, kami sampaikan juga bahwa berdasarkan Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi, dalam hal objek gratifikasi berupa makanan dan/atau minuman yang mudah rusak, maka objek gratifikasi tersebut dapat ditolak untuk dikembalikan kepada pemberi atau jika tidak dapat ditolak maka dapat disalurkan sebagai bantuan sosial," ujar Ipi.

Sebut Ada Kejutan Terkait Reshuffle, PKB: Sampai Hari Ini Tertutup Ya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata