logo


Pakistan-China Tingkatkan Kemampuan Tempurnya, India Bisa Diserang dari Semua Sisi

Selain terlibat sengketa perbatasan dengan Pakistan di wilayah Kashmir, India juga terlibat masalah yang sama dengan China di wilayah Ladahk Timur

8 Desember 2021 19:30 WIB

Pasukan Tentara India di Kashmir
Pasukan Tentara India di Kashmir istimewa

NEW DELHI, JITUNEWS.COM - Kepala Angkatan Udara India (IAF) Vivek Ram Chaudhari pada Rabu (8/12) mengatakan bahwa negaranya “bisa diserang dari semua sisi” oleh China di masa depan, mulai dari pencekikan ekonomi hingga isolasi diplomatik jika krisis sengketa perbatasan dengan China terus berlanjut.

Kepala Udara Marsekal V.R. Chaudhari lebih lanjut mengatakan bahwa musuh juga dapat melakukan serangan dunia maya, yang dapat mengakibatkan “pemadaman informasi” dan “penolakan layanan terdistribusi” untuk menghalangi fungsi pertahanan dan sistem lainnya.

Chaudhari, dalam pidatonya, menggarisbawahi bahwa baik Pakistan dan China telah secara signifikan meningkatkan kemampuan pertahanan udara mereka dan memodernisasi peralatan departemen angkatan udara masing-masing.


Pentagon Konfirmasi Akan Kirim Pasukan Khusus AS ke Ukraina

“Dalam penilaian saya, China menimbulkan tantangan yang lebih signifikan dan jangka panjang terhadap realisasi tujuan strategis India,” katanya, dikutip Sputniknews.

Chaudhari memperingatkan bahwa “jejak pertumbuhan” China secara global maupun regional akan meningkatkan persaingan antara Beijing dan New Delhi. Dia juga memperingatkan bahwa Beijing akan berusaha untuk membuat India “terlibat dalam masalah yang berkaitan dengan perbatasan yang belum terselesaikan”.

“Niat agresifnya (China) terlihat dalam peningkatan pesat infrastruktur operasional Angkatan Udara PLA dalam hal pesawat dan lapangan udara tambahan di Daerah Otonomi Tibet,” tambahnya.

Australia Boikot Olimpiade Beijing dengan Alasan Pelanggaran HAM, Begini Reaksi China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia