logo


Berbaiat ke Pimpinan ISIS, Munarman Disebut Gerakkan Orang Lakukan Tindak Pidana Teroris

Munarman menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk menimbulkan suasana teror

8 Desember 2021 15:25 WIB

Jubir FPI, Munarman
Jubir FPI, Munarman Tempo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jaksa mengatakan bahwa mantan Sekretaris Umum (Sekum) FPI, Munarman, merencanakan dan menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana teroris. Munarman menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk menimbulkan suasana teror.

"Bahwa terdakwa Munarman dkk merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk ancaman kekerasan untuk melakukan tindak pidana teroris dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan bermaksud untuk menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, atau menimbulkan korban yang bersifat massal, dengan cara merampas atau hilangnya nyawa atau harta benda orang lain, atau untuk menimbulkan kerusakan, atau kehancuran terhadap objek-objek vital yang strategis atau lingkungan hidup atau fasilitas publik atau fasilitas internasional," kata jaksa saat membacakan dakwaan di PN Jaktim, Rabu (8/12).

Jaksa menyebut Munarman melakukan hal itu di Sekretariat FPI (Front Pembela Islam) Kota Makassar-Markas Daerah LPI (Laskar Pembela Islam), Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Sudiang Makassar, dan di aula Pusbinsa kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Munarman melakukan perbuatannya tersebut sejak 2015.


Transformasi Kelompok Terorisme, DPR: Mereka Tidak Puas dengan Situasi

Jaksa mengatakan bahwa Munarman pada tahun 2014 melakukan baiat kepada pimpinan ISIS Abu Bakar Al Baghdadi di UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat.

"Bahwa propaganda ISIS juga berhasil mempengaruhi beberapa kelompok di Indonesia, pada sekitar tanggal 6 Juni 2014 bertempat di gedung UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, FAKSI, Forum Aksi Solidaritas Islam, mengadakan kegiatan pemberian dukungan kepada ISIS atau Daulah Islamiyah serta sumpah setia kepada amir atau pimpinan ISIS, yaitu Syekh Abu Bakar Al Baghdadi, baiat dengan tema menyambut lahirnya peradaban islamiyah darul khilafah," kata jaksa.

"Bahwa kegiatan dukungan terhadap ISIS dan baiat sumpah setia kepada Syekh Abu Bakar Al Baghdadi selaku amir atau pimpinan ISIS di UIN Syarif Hidayatullah tersebut diikuti terdakwa bersama-bersama dengan sekitar ratusan orang lainnya antara lain, saksi Koswara alias Abu Hanifah alis Abu Kembar, saksi Abu Wahid, saksi Agung Fimansyah, saksi Hendra Minarto alias Babeh, saksi Hendro Fernando alias Edo, dan saksi Armei," lanjut jaksa.

Kabulkan Permohonan Munarman Dihadirkan di Ruang Sidang, Majelis Hakim Beri Syarat Ini

Halaman: 
Penulis : Admin