logo


AS Akan Kirim Senjata Tambahan untuk Perkuat Pertahanan Ukraina jika Rusia Melancarkan Invasi

Joe Biden memperingatkan Vladimir Putin untuk tidak melakukan invasi ke Ukraina

8 Desember 2021 13:30 WIB

Pasukan militer Ukraina
Pasukan militer Ukraina istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Selasa (7/12) memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa AS dan sekutunya akan mengambil "langkah-langkah kuat untuk menanggapi serangan Rusia terhadap Ukraina". Ketegangan di perbatasan Ukraina-Rusia belakangan ini mengalami peningkatan usai Moskow mengerahkan pasukan militer dalam jumlah besar ke wilayah tersebut.

"Biden mengatakan secara langsung kepada Presiden Putin bahwa jika Rusia menginvasi Ukraina lebih lanjut, Amerika Serikat dan sekutu Eropa kami akan merespons dengan langkah-langkah ekonomi yang kuat," kata Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan di Washington.

"AS akan memberikan materi (peralatan dan perlengkapan) pertahanan tambahan kepada Ukraina, di atas dan di luar apa yang sudah kami sediakan jika Rusia menyerang," kata Sullivan.


Rusia Disebut Sudah Terjunkan Tim Sniper dan Tank untuk Provokasi Ukraina

Sementara itu, Vladimir Putin menyebut bahwa NATO-lah yang selama ini meningkatkan situasi ketegangan di perbatasan kedua negara. Ia mengatakan bahwa NATO selama ini sudah melakukan “upaya berbahaya untuk memperluas (kehadiran) ke Ukraina dan meningkatkan potensi militernya di perbatasan Rusia".

Pemimpin Rusia itu menegaskan kembali bahwa Moskow menginginkan jaminan keamanan yang mengikat bahwa aliansi yang dipimpin AS tersebut tidak akan menerima anggota baru dari negara Eropa timur atau menempatkan senjata ofensif mereka di dekat Rusia.

Informasi soal Omicron Masih Minim, Jerman Minta Uni Eropa Tetap Berlakukan Aturan Pembatasan Perjalanan Internasional

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia