logo


Akan Ada Pembantaian Berdarah jika Rusia Nekat Invasi Ukraina

Menteri Pertahanan Ukraina memperingatkan akan adanya konsekuensi yang sangat buruk jika Rusia melancarkan serangan terhadap Ukraina

7 Desember 2021 21:49 WIB

Prajurit militer Ukraina berjalan di sebuah parit pertahanan di wilayah perbatasan
Prajurit militer Ukraina berjalan di sebuah parit pertahanan di wilayah perbatasan Reuters

KIEV, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Ukraina Alexei Reznikov memperingatkan bahwa akan ada "pembantaian berdarah" jika Rusia memutuskan untuk menyerang Ukraina. Hal itu ia sampaikan di tengah kekhawatiran yang meningkat tentang pergerakan pasukan di perbatasan kedua negara.

Reznikov mendesak Presiden AS Joe Biden untuk senantiasa mendukung Ukraina dalam melawan Rusia.

"Jika saya dapat menyarankan Presiden Biden, saya ingin dia mengartikulasikan kepada Tuan (Vladimir) Putin bahwa tidak ada garis merah dari pihak Kremlin yang harus ada di sini. Garis merah ada di sini di Ukraina dan dunia beradab akan bereaksi tanpa ragu-ragu," kata Reznikov dalam sebuah sesi wawancara eksklusif dengan CNN pada Senin (6/12).


Alasan Covid-19, Selandia Baru Tak Akan Kirim Diplomat ke Olimpiade Musim Dingin Beijing

"Gagasan untuk tidak memprovokasi Rusia tidak akan berhasil," tambahnya.

Pejabat AS dan Barat telah menyatakan keprihatinan atas penumpukan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina, dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan pekan lalu bahwa AS "harus bersiap untuk semua kemungkinan."

Reznikov menambahkan bahwa Ukraina menilai Rusia saat ini memiliki 95.000 tentara dalam jarak serang dari Ukraina. Dia juga menambahkan bahwa, karena kekuatan pasukan Ukraina dalam pertempuran, perkiraan AS saat ini bahwa Rusia dapat mengumpulkan 175.000 tentara untuk menyerang Ukraina adalah perkiraan yang terlalu rendah.

"Jadi, kami memiliki 250.000 pejabat ... anggota tentara kami. Ditambah, saya katakan 400.000 veteran dan 200.000 cadangan. 175.000 (personil tentara Rusia) tidak cukup untuk pergi ke Ukraina," kata Reznikov.

Reznikov menekankan bahwa invasi Rusia - jika itu terjadi - akan memiliki konsekuensi "bencana" bagi seluruh benua Eropa, dengan perkiraan 4 hingga 5 juta orang Ukraina mungkin akan mencari suaka ke Eropa. Reznikov juga menggarisbawahi bahwa Ukraina adalah pemasok bahan makanan utama ke Eropa dan Afrika, dimana invasi Rusia tersebut tentunya akan mengganggu rantai pasokan.

Rusia Bilang Tindakan AS Terkait Olimpiade Beijing Tidak Bisa Disebut Boikot

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia