logo


Rusia Bilang Tindakan AS Terkait Olimpiade Beijing Tidak Bisa Disebut Boikot

Juru bicara Kremlin mengatakan bahwa pemerintah China sebelumnya sudah menyetujui opsi tidak mengundang perwakilan diplomat negara lain dalam Olimpiade Musim Dingin Beijing karena alasan Covid-19

7 Desember 2021 21:23 WIB

Gedung Kremlin di Moskow, Rusia
Gedung Kremlin di Moskow, Rusia istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Keputusan pemerintah Amerika Serikat yang tidak akan mengirimkan diplomatnya untuk datang ke Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 hampir tidak bisa disebut sebagai boikot diplomatik, karena pemerintah China sebelumnya sudah menyetujui jika negara-negara tidak mengirimkan diplomatnya ke Beijing atas alasan situasi Covid-19.

“Sulit untuk mengatakan seberapa besar boikot ini, karena bagaimanapun, Olimpiade diadakan dalam kondisi yang agak sulit terkait dengan pembatasan pandemi. Jika kita mengingatnya dengan benar, pihak Tiongkok, sebagai penyelenggara Olimpiade, sebenarnya, sudah lama setuju pada opsi ketika perwakilan resmi tidak akan diundang," kata juru bicara pemerintah RUsia Dmitry Peskov kepada para wartawan, dikutip Sputniknews.

Pada Senin (6/12), pemerintahan Joe Biden diketahui sudah mengumumkan "boikot diplomatik" terhadap Olimpiade Beijing atas tindak pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Beijing terhadap Xinjiang dan Hong Kong.


AS Tak Akan Kerahkan Pasukan Militer ke dalam Konflik Ukraina-Rusia

Juru bicara Kremlin menambahkan bahwa hal utama adalah bahwa masalah ini tidak harus menjadi perhatian para atlet.

"Oleh karena itu, ini adalah pertanyaan antara penyelenggara (pemerintah) China dan Amerika," tambahnya.

Alasan Covid-19, Selandia Baru Tak Akan Kirim Diplomat ke Olimpiade Musim Dingin Beijing

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia