logo


Peristiwa Polwan Dipukul Prajurit TNI Disebut Ada Kesalahpahaman

Viral video pemukulan terhadap Polwan Polda Kalteng bernama Bripda TNS oleh prajurit personel Batalyon Raider 631 Antang.

7 Desember 2021 15:00 WIB

Kapenrem 102/Panju Panjung, Mayor Inf Mahsun Abadi, saat konferensi pers dengan Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Eko Saputro di Korem 102/ Panju Panjung, Selasa (7/12).
Kapenrem 102/Panju Panjung, Mayor Inf Mahsun Abadi, saat konferensi pers dengan Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Eko Saputro di Korem 102/ Panju Panjung, Selasa (7/12). Ist

PALANGKA RAYA, JITUNEWS.COM - Prajurit Yonif Raider 631/Antang memukuli Polwan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Kapenrem 102/Panju Panjung, Mayor Inf Mahsun Abadi, mengatakan bahwa insiden tersebut murni salah paham.

"Telah terjadi kesalahpahaman antara anggota Yon Raider 631 Antang dan anggota Polda Kalimantan Tengah. Menyikapi hal tersebut, kami dari Korem 102 dan Polda memahami bahwa sinergisitas TNI-Polri, ulangi, sinergisitas TNI-Polri di Kalimantan Tengah harus tetap dipererat dan diperkuat. Itu hal yang mutlak," kata Mahsun saat konferensi pers dengan Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Eko Saputro di Korem 102/ Panju Panjung, Selasa (7/12).

Mahsun prihatin dengan adanya peristiwa pemukulan ini.


Randy Bagus Buat Novia Sangat Menderita, Pernah Pukul Kepala Sendiri dengan Batu

"Oleh karena itu, kita yakini bersama kejadian (prajurit Raider memukul Polwan) 5 Desember, Sabtu, merupakan murni kesalahpahaman. Sehingga hal itu merupakan hal yang membuat kita prihatin bersama," sambungnya.

Mahsun berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi TNI-Polri.

"Dan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita," kata Mahsun.

Sementara itu, Kapolresta Pangla Raya Kombes Sandi Alfadien Mustofa mengatakan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama.

"Dengan adanya kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi bersama di mana ke depannya perlu dilakukan komunikasi intensif dan kegiatan bersama dalam bentuk patroli maupun berbagai kegiatan, seperti keagamaan, olahraga bersama, dan lain-lain," ujar Sandi dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, di media sosial ramai video pemukulan terhadap Polwan Polda Kalteng bernama Bripda TNS oleh prajurit personel Batalyon Raider 631 Antang.

Tak Ada Unsur Pemerkosaan, Polisi Sebut Randy-Novia Suka Sama Suka

Halaman: 
Penulis : Admin