logo


China Nggak Akan Undang Pejabat AS untuk Hadiri Olimpiade Beijing

Keputusan AS melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Beijing 2022 mendapat respon dari pemerintah China

7 Desember 2021 13:45 WIB

Olimpiade Musim Dingin 2022
Olimpiade Musim Dingin 2022 cgtn

BEIJING, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kedutaan Besar China di AS Liu Pengyu mengatakan bahwa keputusan pemerintahan Biden untuk melakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing adalah manipulasi politik yang tidak berdampak pada keberhasilan acara tersebut. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah pernyataan kepada Sputniknews.

Sebelumnya pada hari itu, Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa Amerika Serikat akan melakukan boikot diplomatik terhadap acara olahraga tersebut, meskipun atlet AS masih diizinkan untuk ikut berpartisipasi.

“Tidak ada undangan yang diberikan kepada politisi AS, jadi 'boikot diplomatik' ini muncul begitu saja. Tindakan sok seperti itu hanyalah manipulasi politik dan distorsi serius dari semangat Piagam Olimpiade. Faktanya, tidak ada yang akan peduli apakah orang-orang ini datang atau tidak, dan itu tidak berdampak apa pun pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 yang akan diselenggarakan dengan sukses,” kata Liu pada Senin malam (6/12).


Iran Sebut Perancis Bikin Kacau Timur Tengah dengan Jual Senjata ke Uni Emirat Arab

Pada bulan November, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan bahwa Olimpiade Musim Dingin Beijing adalah pertemuan atlet Olimpiade dan pecinta olahraga musim dingin, bukan panggung untuk manipulasi politik. Kesuksesan Olimpiade itu bergantung pada upaya bersama keluarga besar Olimpiade Musim Dingin, bukan pada kehadiran segelintir pejabat pemerintah negara.

AS Bakal Kembangkan Drone Tempur Canggih untuk Lawan China

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia