logo


KH Cholil Nafis Respons Jenderal Dudung: Orang yang Dikehendaki Allah Salah Satunya yang Paham Agama

Cholil mempertanyakan maksud Dudung mengajak umat tidak mempelajari agama lebih dalam.

7 Desember 2021 11:57 WIB

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI tribunnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI KH Cholil Nafis turut menanggapi pernyataan KSAD Jenderal Dudung yang meminta masyarakat tidak mempelajari agama terlalu dalam. Dia mempertanyakan maksud ucapan Dudung tersebut.

“Saya tidak tahu apa yang dimaksud beliau. Makanya saya tanya, apa maksudnya?” ujarnya, seperti dilansir dari Pojoksatu.id, Selasa (7/12).

Pria yang karib disapa Kiai Cholil itu menilai pernyataan Dudung berseberangan dengan hadis yang mengajak umat untuk mendalami ajaran agama.


KSAD Dudung Bilang Jangan Pelajari Agama Terlalu Dalam, Begini Respons PBNU

“Orang yang dikehendaki baik oleh Allah SWT, di antaranya, orang yang paham agama, bahkan yang mendalami agama,” kata dia.

Secara terpisah, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini mengaku telah mendapatkan penjelasan dari Dudung. Menurutnya, Dudung meluruskan bahwa sebaiknya tidak mempelajari agama terlalu dalam tanpa bimbingan guru.

"Belajar agama harus dibimbing oleh seorang guru agar pemahaman dan juga sanad/transmisi keilmuan terjaga serta terhindar dari pemahaman-pemahaman yang keliru," ujar Helmy.

Jenderal Dudung Bilang Jangan Pelajari Agama Terlalu Dalam, Slamet PA 212: Jangan Cari Panggung!

Halaman: 
Penulis : Iskandar