logo


Sesalkan Pembatalan PPKM Level 3, Pakar: Ada Omicron, Harusnya Diperketat!

Hermawan mengatakan bahwa varian Omicron tidak memperparah gejala maupun menyebabkan kematian, namun menyerang usia muda.

7 Desember 2021 10:30 WIB

PPKM Darurat
PPKM Darurat Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menyayangkan langkah pemerintah yang membatalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat Natal dan Tahun baru 2022 (Nataru). Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah kemunduran karena saat ini ada Covid-19 varian Omicron yang harusnya diwaspadai.

"Jadi kalau PPKM Level 3 dibatalkan, dalam rentang 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 itu sangat berisiko sekali, dan itu langkah mundur pemerintah. Waktu wacana awal itu kan belum ada varian Omicron, ini sekarang Omicron sudah menyebar seharusnya pemerintah semakin memperketat," kata Hermawan seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (7/12/2021).

Hermawan mengatakan bahwa varian Omicron tidak memperparah gejala maupun menyebabkan kematian. Namun, ia mengingatkan bahwa varian itu menyerang usia muda.


IMF Prediksi Pertumbuhan Perekonomian Global Bakal Terpengaruh oleh Omicron

Ia lantas menyinggung tingkat vaksinasi Covid-19 pada lansia. Ia mengatakan target vaksinasi lansia di Indonesia baru menyentuh 55,14 persen.

"Jadi tetap saja angka kematian bisa meningkat. Sekarang Omicron yang ditemukan di luar sana kan mayoritas menjangkiti usia muda saja, tapi coba lansia. Dan lansia kita juga mayoritas belum divaksin, lalu siapa yang bilang vaksinasi kita bagus?," ujarnya.

Ia pun mengaku khawatir dengan lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Nataru. Pasalnya, kata dia mobilitas masyarakat saat PPKM berlevel sudah menyerupai dengan kondisi normal sebelum pandemi.

"Kebijakan ini kan hanya seminggu ya, ini saya nilai bentuk kemunduran dan disayangkan. Ketika negara lain seperti di Eropa dan Jepang yang menutup pintu masuk ke negara mereka karena Omicron, eh kita malah menurunkan upaya kita yang sebelumnya sudah cukup bagus untuk mengantisipasi ini," pungkasnya.

 

Batalkan PPKM Level 3 Jelang Nataru, Luhut: Rakyat Sudah Miliki Antibodi Covid-19 yang Tinggi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati