logo


PBB Tak Terima Aung San Suu Kyi Dijatuhi Hukuman Penjara 4 Tahun

Kepala Urusan HAM PBB mendesak junta militer Myanmar mncabut sanksi hukuman penjara yang dijatuhkan terhadap Aung San Suu Kyi

6 Desember 2021 22:39 WIB

Kepala Komisi HAM PBB Michelle Bachelet
Kepala Komisi HAM PBB Michelle Bachelet istimewa

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Kepala Urusan HAM PBB Michele Bachelet pada Senin (6/12) mengecam tindakan junta Myanmar yang menjatuhkan hukuman penjara selama empat tahun bagi pemimpin pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi. Ia juga mendesak agar junta militer segera membebaskan tokoh peraih nobel perdamaian tahun 1991 tersebut.

"Hukuman Penasihat Negara setelah pengadilan palsu dalam proses rahasia di depan pengadilan yang dikendalikan militer tidak lain adalah bermotivasi politik," kata Michelle Bachelet dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters.

“Ini bukan hanya tentang penolakan sewenang-wenang atas kebebasannya – ini menutup pintu lain untuk dialog politik,” tambahnya.


Ukraina Minta Inggris, AS dan Kanada Kerahkan Pasukan ke Wilayah Perbatasan Rusia

Sebelumnya, juru bicara junta militer Myanmar Zaw Min Tun mengatakan bahwa Aung San Suu Kyi dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena telah menghasut warga sipil untuk melakukan aksi protes dan melanggar aturan pencegahan Covid-19.

"Dia dijatuhi hukuman dua tahun penjara berdasarkan Pasal 505(b) dan dua tahun penjara berdasarkan undang-undang bencana alam," kata juru bicara tersebut dikutip Sputniknews.

Ia menambahkan bahwa mantan Presiden Myanmar Win Myint juga dijatuhi hukuman penjara empat tahun dengan tuduhan yang sama seperti Aung San Suu Kyi.

China Ancam Lakukan Balasan jika AS Benar-benar Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia