logo


Kamboja Minta Junta Militer Myanmar Diundang dalam KTT ASEAN

PM Kamboja mengatakan bahwa semua negara anggota berhak ikut dalam KTT ASEAN, tak terkecuali Myanmar

6 Desember 2021 15:08 WIB

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen istimewa

PHNOM PENH, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Kamboja Hun Sen pada Senin (6/12) mengatakan bahwa dia berencana mengadakan kunjungan ke Myanmar untuk melakukan pembicaraan dengan pemimpin junta militer dan mengatakan para pejabat junta harus diundang ke pertemuan-pertemuan ASEAN.

Sejak junta militer Myanmar mengambil alih pemerintahan melalui kudeta pada 1 Februari lalu, ASEAN tidak mengundang perwakilan Myanmar pertemuan puncak yang digelar pada bulan Oktober lalu di Brunei Darussalem.

Tetapi Hun Sen mengatakan bahwa KTT ASEAN selanjutnya digelar di Kamboja dan pihaknya ingin mengundang semua 10 anggota negara, termasuk Myanmar.


IMF Prediksi Pertumbuhan Perekonomian Global Bakal Terpengaruh oleh Omicron

"Ini adalah anggota keluarga ASEAN, mereka harus memiliki hak untuk menghadiri pertemuan," katanya, dikutip Reuters.

Sementara itu, Menteri luar negeri Myanmar yang ditunjuk p;eh pihak militer dikabarkan akan mengunjungi Kamboja pada Selasa (7/12), dan Hun Sen mengatakan dalam sambutannya dia kemungkinan akan mengunjungi Myanmar segera.

“Ada kemungkinan besar saya akan mengunjungi Naypyidaw untuk bertemu dengan Jenderal Min Aung Hlaing untuk bekerja dengannya. Jika saya tidak bekerja dengan pimpinan, dengan siapa saya bisa bekerja?" kata Hun Sen.

Hun Sen mengatakan bahwa negara-negara ASEAN tidak diijinkan ikut campur dalam urusan internal masing-masing, dimana hal itu merujuk pada piagam ASEAN.

"Di bawah piagam ASEAN, tidak ada yang memiliki hak untuk mengusir anggota lain."

Myanmar diketahui berada dalam situasi krisis sejak junta militer pimpinan Jenderal Min Aung Hlaing menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpin oleh peraih Nobel Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

Rusia Bantah Rencanakan Invasi ke Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia