logo


Picu Mahasiswi Bunuh Diri, Bripda Randy Bagus Dipecat dengan Tidak Hormat

Randy akan diproses pidana sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

5 Desember 2021 19:48 WIB

Irjen Dedi Prasetyo
Irjen Dedi Prasetyo republika.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bripda Randy Bagus telah diberhentikan secara tidak hormat. Sanksi tersebut dijatuhkan usai Randy diduga menjadi pemicu aksi bunuh diri mahasiswi Mojokerto, NWR.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Minggu (5/12).

“Tindak tegas baik sidang kode etik untuk dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” tegasnya.


Polisi Pacar Mahasiswi yang Tenggak Racun Sudah Diamankan, Terancam Dipecat

Selain itu, Randy akan diproses pidana sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Langkah ini merujuk amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak tebang pilih dalam menindak anggota Polri bersalah, apalagi pelanggaran berat.

“Polri terus berkomitmen akan melakukan tindakan tegas kepada anggota yang terbukti bersalah,” jelas Dedi.

Diketahui, Bripda Randy Bagus, anggota Polri dari Polres Kabupaten Pasuruan telah memaksa NWR untuk aborsi sebanyak dua kali selama berpacaran sejak Oktober 2019.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Slamet Hadi Supraptoyo menerangkan, untuk kandungan yang pertama berusia mingguan, Bripda Randy Bagus meminta korban membeli obat aborsi di wilayah Malang.

"Menggugurkan dengan menyuruh membeli obat postinor penggugur kandungan di sekitar Malang, di minum di tempat kosnya korban di wilayah Malang," jelasnya kepada wartawan, Sabtu (4/12).

Kemudian kandungan yang kedua berusia 4 bulan, Bripda Randy Bagus membeli obat aborsi seharga Rp 1,5 juta. Korban diketahui sampai mengalami pendarahan dalam perjalanan pulang ke Mojokerto.

Atas dasar itu, Bripda Randy Bagus akan ditindak dengan Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik yaitu dijerat dengan Pasal 7 dan 11. Secara pidana umum juga akan dijerat Pasal 348 Juncto 55.

Bripda Randy Bagus Diduga Sebabkan NWR Bunuh Diri, Ferdinand: Harus Dihukum Berat!

Halaman: 
Penulis : Iskandar