logo


Polisi Pacar Mahasiswi yang Tenggak Racun Sudah Diamankan, Terancam Dipecat

Bripda RB terancam sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH)

5 Desember 2021 05:00 WIB

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo
Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo Ist

MOJOKERTO, JITUNEWS.COM - Anggota Polres Pasuruan Bripda RB diamankan oleh pihak kepolisian. Bripda RB diketahui merupakan kekasih NWR (23), mahasiswi yang tewas akibat menenggak racun.

"Alhamdulillah malam ini kami bisa mengamankan seseorang berinisial BGS (Bripda RB), profesinya anggota polisi yang bertugas di Polres Pasuruan Kabupaten," kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Sabtu (4/12).

Slamet mengatakan bahwa Bripda RB menjalin hubungan dengan NWR sejak Oktober 2019.


Jokowi Minta Polisi Tak Sowan Ormas, Polri: Harus Jaga Marwah Organisasi

"Sampai hari ini kami tidak mendapatkan itu. Mereka pacaran sejak Oktober 2019 sampai saat kemarin sebelum (NWR) meninggal itu. Mereka happy-happy saja," katanya.

Slamet mengatakan bahwa Bripda RB diproses secara internal. Bripda RB dinilai melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian.

"Secara internal kami melaksanakan ketentuan Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian. Kami jerat dengan pasal 7 dan pasal 11, itu secara internal," katanya.

Anggota Polres Pasuruan itu terancam sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Untuk kode etik (sanksi) paling berat PTDH. Kami tidak pandang bulu, kami terapkan pasal-pasal ini terhadap siapa pun anggota yang melakukan pelanggaran," kata Slamet.

Selama berpacaran, Bripda RB dan NWR melakukan hubungan suami istri. Kemudian Bripda RB ternyata pernah menggugurkan kandungan kekasihnya menggunakan obat Cytotec. Akibat perbuatannya, Bripda RB akan dijerat pasal 348 KUHP tentang Aborsi juncto pasal 55 KUHP.

NWR ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di sebelah makam ayahnya pada Kamis (2/12) sekitar pukul 15.30. Mahasiswi Universitas Brawijaya Malang ini mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun. Polisi menemukan sisa racun dalam botol plastik di sebelah NWR.

Jokowi Heran Polisi Sowan ke Ormas Bermasalah, Polda Metro Jaya: Kita Langsung Tindak, Seperti PP

Halaman: 
Penulis : Admin