logo


Soal Varian Omicron, WHO: Jangan Panik

WHo meminta negara-negara untuk bersiap dan mewaspadai penyebaran varian baru Omicron.

4 Desember 2021 16:45 WIB

Ilustrasi varian baru Covid-19 Omicron
Ilustrasi varian baru Covid-19 Omicron istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan, pada Jumat (3/12) mendesak seluruh warga masyarakat untuk tidak panik dengan kemunculan varian baru Covid-19 Omicron, dan mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk memodifikasi formulasi vaksin untuk melawan infeksi varian tersebut.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Reuters, ia juga mengatakan bahwa sangat mustahil untuk memprediksi jika varian Omicron dapat menjadi sebuah varian dominan, mengalahkan varian Delta.

"Apakah kita harus khawatir? Kita perlu bersiap dan waspada, jangan panik, karena kita berada di sebuah situasi yang berbeda dari tahun lalu," ujarnya, dikutip Reuters.


Telepon Erdogan, Putin Kecam Penggunaan Drone Buatan Turki dalam Konflik Ukraina

"Tercatat 99 persen infeksi di seluruh dunia disebabkan oleh varian Delta. Varian ini (Omicron) bisa jadi lebih mudah menular dan menjadi (varian) dominan di seluruh dunia. Ini sangat mungkin, tapi tidak mungkin bisa diprediksi," tambahnya.

Varian Omicron, yang pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan, sejauh ini diketahui sudah menyebar di kawasan Asia, Afrika, Amerika, Timur Tengah dan Eropa. Hal itu memaksa negara-negara memperketat aturan perjalanan internasional.

"Kita harus menunggu, mari berharap (gejala yang ditimbulkan oleh varian) ini lebih ringan...tapi ini juga masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan terkait varian ini secara keseluruhan," lanjutnya.

 

Sengketa Perbatasan dengan China Belum Selesai, India Siagakan Kapal Perang di Samudera Hindia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia