logo


Sengketa Perbatasan dengan China Belum Selesai, India Siagakan Kapal Perang di Samudera Hindia

Kapal perang India disiagakan di wilayah Samudera Hindia untuk menghalau potensi ancaman kolusi China-Pakistan

4 Desember 2021 16:15 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi reuters

NEW DELHI, JITUNEWS.COM - Seiring dengan meningkatnya konflik wilayah perbatasan dengan China, Angkatan Laut India dikabarkan telah mengerahkan berbagai kapal perang di posisi depan di Wilayah Samudra Hindia untuk mencegah ancaman tindak kolusi dari China dan Pakistan.

“Ketika ada masalah di perbatasan utara, kapal-kapal kami yang dikerahkan untuk misi dikerahkan ke depan, dan kapal-kapal lain siap,” kata Kepala Angkatan Laut India, Laksamana R Hari Kumar, Jumat (3/12) dikutip Sputniknews.

Ia mengatakan bahwa, rata-rata tujuh kapal Angkatan Laut PLA China juga beroperasi di Wilayah Samudra Hindia setiap harinya.


India Tetap Bakal Beli Alutsista buatan Rusia meski Terancam Sanksi AS, Ini Alasannya

“Kami menjaga kapal-kapal [China] di bawah pengawasan ketat, yang terus kami lakukan sampai sekarang. Kami menjaga kesadaran domain yang baik di wilayah tanggung jawab kami,” kata laksamana itu.

Panglima Angkatan Laut telah menekankan bahwa India telah mengembangkan kemampuan tempurnya untuk menjaga kedaulatan negaranya.

"Kami telah berevolusi dari Angkatan Laut 33 kapal menjadi kekuatan yang kuat, seimbang, dan mampu. Kami tidak melihat pengembangan kemampuan melawan negara tertentu; kami mengembangkan kemampuan tergantung pada kepentingan maritim kami," jawab laksamana ketika ditanya tentang aset Angkatan Laut India jika dibandingkan dengan aset Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China.

Seperti diketahui, pada tahun 2020 lalu pasukan India dan China terlibat bentrokan di wilayah perbatasan kedua negara yang terletak di dataran tinggi Himalaya yang menewaskan sejumlah personil di kedua belah pihak. Sejak saat itu, situasi ketegangan di wilayah tersebut tetap tinggi meski India dan China beberapa kali menggelar dialog untuk menyelesaikan masalah sengketa batas wilayah.

Telepon Erdogan, Putin Kecam Penggunaan Drone Buatan Turki dalam Konflik Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia