logo


Heran Kekayaan Pimpinan KPK Nurul Ghofran Melonjak Rp4,25 M, Novel Cs: Kami Siap Audit Tanpa Bayaran Sepersen pun

Indonesia Memanggil (IM57+) Institute mengatakan bahwa ada hal yang tidak wajar dengan kenaikan kekayaan Nurul Ghufron

4 Desember 2021 05:56 WIB

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dok jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia Memanggil (IM57+) Institute yang berisikan puluhan mantan pegawai KPK yang disingkirkan karena tidak lolos tes Wawasan Kebangsaan (TWK) termasuk didalamnya mantan penyidik KPK Novel Baswedan mengaku akan melakukan audit kekayaan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Pasalnya, kekayaan Nurul Ghufron naik Rp 4,25 miliar dalam kurun waktu satu tahun.

"Sebagai perkumpulan yang berkomitmen melanjutkan kontribusi dalam pemberantasan korupsi di luar sistem, IM57+ Institute siap untuk melakukan audit terhadap harta kekayaan pimpinan KPK tanpa bayaran sepeser pun," kata Koordinator IM57+Institute, Mochamad Praswad Nugraha melalui keterangan tertulis, Jumat (3/12/2021).

Ia mengatakan bahwa ada hal yang tidak wajar dengan kenaikan kekayaan Nurul Ghufron. Pasalnya, hal itu terungkap setelah pimpinan KPK lainnya dinyatakan bermasalah karena melanggar kode etik terkait gaya hidup mewah.


Edhy Prabowo Ajukan Kasasi, KPK: Kami Meyakini Independensi dan Profesionalitas Majelis Hakim

"Terlebih, kekayaan ini terungkap pasca-Firli Bahuri dan Lili Pintauli diputus bersalah dalam proses etik di KPK yang juga berhubungan dengan gaya hidup mewah dan berhubungan dengan pihak berperkara," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pimpinan KPK adalah jabatan yang strategis dalam upaya pemberantasan korupsi. Oleh karena tu, seorang pemimpin harus memberikan contoh bagaimana menerapkan nilai transparansi ke publik.

"Untuk itu, segala bentuk peningkatan harta kekayaan harus dapat dipertanggungjawabkan ke publik," pungkasnya.

 

Sudah Banyak Lakukan OTT, Ketua KPK: Tapi Korupsi Masih Ada Terus

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati