logo


Pembatasan Perjalanan Tak Akan Hentikan Penyebaran Omicron, WHO Bilang Vaksinasi adalah Kunci

WHO meminta negara-negara untuk lebih meningkatkan program vaksinasi dan memperketat aturan pencegahan Covid-19 untuk meminimalisir penyebaran varian Covid-19 Omicron

3 Desember 2021 20:00 WIB

WHO
WHO istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara untuk meningkatkan kapasitas perawatan kesehatan dan program vaksinasi untuk memerangi lonjakan kasus COVID-19 yang didorong oleh varian Omicron, dan mengatakan bahwa pembatasan perjalanan hanya dapat mengulur waktu dan tetap tidak bisa secara efektif mencegah penyebaran varian Covid-19 baru tersebut.

Meskipun menutup perbatasannya untuk bepergian dari negara-negara Afrika selatan yang berisiko tinggi, Australia menjadi negara terbaru yang melaporkan penularan komunitas dari varian baru.

Omicron juga telah menyebar di Asia, Afrika, Amerika, Timur Tengah dan Eropa dan telah mencapai tujuh dari sembilan provinsi Afrika Selatan, di mana ia pertama kali diidentifikasi.


Meski Bersitegang, Uni Eropa dan AS Perlu Jalin Kerja Sama dengan China

“Pengendalian perbatasan dapat mengulur waktu, tetapi setiap negara dan setiap komunitas harus bersiap menghadapi lonjakan kasus baru,” Takeshi Kasai, direktur Pasifik barat WHO, mengatakan pada konferensi pers dikutip Reuters.

“Orang tidak boleh hanya mengandalkan tindakan perbatasan. Yang paling penting adalah mempersiapkan varian ini dengan potensi penularan yang tinggi. Sejauh ini informasi yang tersedia menunjukkan bahwa kita tidak perlu mengubah pendekatan kita,” tambahnya.

Kasai mendesak negara-negara untuk memvaksinasi kelompok rentan sepenuhnya dan tetap berpegang pada tindakan pencegahan seperti memakai masker dan menjaga jarak sosial.

Omicron telah terdaftar sebagai "varian yang menjadi perhatian" oleh WHO dan para ilmuwan masih mengumpulkan data untuk menentukan seberapa parah dan menularnya penyakit itu dibanding dengan infeksi varian Delta yang menjadi varian dominan di seluruh dunia.

Ukraina Sebut Rusia Akan Lancarkan Serangan Militer Skala Besar pada Akhir Januari 2022

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia