logo


Jokowi Sentil Polri, PDIP: Bagian dari Presiden Memberi Perhatian

Jokowi menyentil kapolda dan kapolres yang kerap sowan kepada sesepuh ormas yang kerap menimbulkan keributan

3 Desember 2021 16:13 WIB

metrojateng.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menyentil kapolda dan kapolres yang kerap sowan kepada sesepuh ormas yang kerap menimbulkan keributan. Jokowi juga menyinggung masalah mural yang dihapus.

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto, mengatakan bahwa Polri bertugas mendukung presiden.

"Polri itu adalah bagian dari fungsi pemerintahan yang tugasnya mendukung Presiden dengan tugas khusus menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat," kata Bambang Wuryanto kepada Wartawan, Jumat (3/12).


Sentil Kapolda-Kapolres Sowan ke Sesepuh Ormas Pembuat Gaduh, Jokowi: Jangan Menggadaikan Kewibawaan

"Kinerja polisi diukur dari situ, bisa nggak dia, nomor satu, menjaga ketertiban masyarakat? Menjaga keamanan masyarakat? Kan gitu. Bisa menjadi pelayan sekaligus pengayom masyarakat, bisa nggak? Kan begitu. Tentu Presiden bisa menambah tugas-tugas khusus sebagai yang termaktub di dalam UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian," lanjutnya.

Politikus PDIP ini menyebut Jokowi hanya ingin menegur kepolisian. Polri diminta untuk introspeksi dan melakukan evaluasi.

"Kalau ini dianggap kritik dari Presiden, tentang kinerja kepolisian, tentu harus dianggap sebagai Presiden menegur bawahannya, kan gitu. Presiden sebagai kepala pemerintahan, Presiden menegur," ucapnya.

"Polisi boleh melakukan introspeksi, retrospeksi, atas dasar penugasan yang saya sebut tadi, dievaluasi lagi, mana-mana yang belum clear. Polisi boleh bertanya, 'apakah kami sudah bisa menjadi instrumen negara membantu pemerintahan di dalam keamanan masyarakat, kenyamanan masyarakat, ketertiban masyarakat, pelayanan masyarakat, sekaligus pengayom masyarakat, sudah terpenuhi belum?'. Kalau itu belum tentu kinerja kepolisian ditingkatkan kembali," sambungnya.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini menyebut bahwa kritik dari Jokowi itu menjadi koreksi bagi kepolisian. Menurutnya, kritik adalah bentuk perhatian Jokowi.

"Itu koreksi yang baik bagi para jajaran kepolisian. Jadi itu mestinya jajaran kepolisian berterima kasih terhadap kritik atau sentilan dari Presiden ini, itu bagian dari Presiden memberi perhatian kepada aparatnya," kata Bambang.

Waspada Ancaman Omicron, Jokowi: Yang Bawa Bisa Orang-orang Asing, Bule-bule

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata