logo


Iran Desak Militer AS Segera Angkat Kaki dari Timur Tengah atau Akan Dipermalukan

Pemimpin pasukan Quds Iran mendesak AS untuk segera meninggalkan wilayah Timur Tengah

2 Desember 2021 22:17 WIB

Militer Iran
Militer Iran istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Pemimpin Pasukan Quds Iran, yang berspesialisasi dalam operasi di luar negeri, Brigadir Jenderal Esmail Qaani pada Kamis (2/12) telah mendesak Amerika Serikat untuk segera menarik seluruh pasukan militernya dari kawasan Timur Tengah. Ia juga bersumpah akan mempermalukan pasukan militer paling kuat di dunia itu jika mereka membuat langkah yang salah terhadap Teheran.

Qaani mengatakan bahwa AS harus bersiap untuk penghinaan yang lebih buruk daripada yang mereka alami di Afghanistan jika tidak segera keluar dari kawasan Timur Tengah.

Ia mengklaim bahwa selama bertahun-tahun, AS telah melumpuhkan Iran dengan sanksi, tetapi semua itu telah berbalik arah dan sekarang Amerika lah yang akan menderita.


Menlu Rusia Bilang Rudal Jarak Menengah AS akan Segera Diposisikan di Eropa

Memperhatikan kemajuan Iran dalam perangkat keras militer dan perkembangan teknis lainnya, komandan itu mengatakan bahwa AS tahu “jika membuat sedikit gerakan melawan Iran, giginya akan hancur di mulutnya.”

Sebagaimana diketahui, hubungan bilateral AS dan Iran belum membaik sejak Joe Biden terpilih sebagai presiden AS menggantikan Donald Trump di awal tahun ini.

Donald Trump sendiri pada 2018 lalu secara sepihak membatalkan kesepakatan nuklir yang sebelumnya sudah disepakati oleh pemerintahan Obama dan memberlakukan sanksi yang melumpuhkan ekonomi Iran.

 

AS dan Korsel Siapkan Rencana Perang untuk Hadapi Potensi Ancaman Korut

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia