logo


AS dan Korsel Siapkan Rencana Perang untuk Hadapi Potensi Ancaman Korut

Menteri Pertahanan AS mengatakan bahwa meski pihaknya masih berharap Korea Utara untuk melanjutkan dialog terkait denuklirisasi, namun AS dan Korea Selatan juga mempersiapkan rencana untuk menghadapi ancaman Korut

2 Desember 2021 21:41 WIB

Menhan AS Lloyd Austin (kiri) dan Menhan Korsel Suh Wook
Menhan AS Lloyd Austin (kiri) dan Menhan Korsel Suh Wook RT.com

SEOUL, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat dan Korea Selatan pada hari Kamis (2/12) telah sepakat untuk memperbarui rencana perang bersama mereka dan mempertahankan jumlah pasukan AS saat ini di Korea Selatan untuk menanggapi potensi ancaman Korea Utara.

Dalam konferensi pers, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan kedua negara telah “membahas berbagai topik, termasuk persatuan dalam menghadapi ancaman dari Korea Utara, dan kemajuan kedua negara sebagai aliansi, serta kesiapan dan pelatihan militer”.

Mengklaim aliansi AS-Korsel berkontribusi pada stabilitas di kawasan Korea, Austin mengatakan bahwa mereka telah menegaskan kembali “penilaian bersama mereka bahwa DPRK (Korea Utara) terus memajukan program rudal dan senjatanya, yang merusak stabilitas regional.”


Pakar Kesehatan Perancis Bilang Omicron Bisa Jadi Varian Dominan di Negaranya

"Amerika Serikat dan ROK (Republik Korea Selatan) tetap berkomitmen untuk melakukan pendekatan diplomatik ke DPRK (Korea Utara), dan kami akan terus meminta DPRK untuk terlibat dalam dialog. Namun kami juga membahas langkah-langkah untuk meningkatkan sikap pencegahan gabungan kami, dan untuk mempertahankan diri dari berbagai serangan serta ancaman,” katanya, dikutip RT.com.

AS akan mempertahankan sekitar 28.500 personil tentaranya di Korea Selatan, dan menteri pertahanan Korsel, Suh Wook, mengatakan bahwa dirinya dan Lloyd Austin telah membahas pengalihan kendali operasional kepada pihak berwenang Korea.

 

Menlu Rusia Bilang Rudal Jarak Menengah AS akan Segera Diposisikan di Eropa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia