logo


Krisis Imigran Tak Kunjung Selesai, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Tambahan bagi Belarusia

Uni Eropa kembali menjatuhkan sanksi terhadap 28 entitas, baik perseorangan maupun lembaga, pemerintahan Belarusia

2 Desember 2021 16:00 WIB

Bendera Uni Eropa
Bendera Uni Eropa istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Para diplomat Uni Eropa pada Rabu sepakat untuk menambahkan sanksi terhadap 28 entitas maupun tokoh Belarusia sebagai tanggapan atas dugaan penyaluran migran ke perbatasan Polandia.

Brussels menuduh rezim Alexander Lukashenko telah melakukan "serangan hibrida" terhadap wilayah Uni Eropa dengan memanfaatkan ribuan migran yang datang dari Timur Tengah untuk menerobos masuk ke Uni Eropa melalui perbatasan Polandia dan Lituania.

"Negara-negara anggota telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi pada beberapa target Belarusia, dan pada Rabu utusan senior menyetujui daftar yang dibuat oleh Komisi Eropa," kata sejumlah diplomat Uni Eropa, dikutip AFP.


Ukraina Disebut Mulai Kerahkan Pasukan Militer ke Zona Konflik di Donbass

Menurut salah seorang pejabat, sanksi baru tersebut akan dijatuhkan terhadap 17 pejabat dan 11 perusahaan atau badan resmi Belarusia. Para menteri Uni Eropa diperkirakan akan secara resmi meratifikasi keputusan tersebut pada hari Kamis.

Sejauh ini, Uni Eropa sudah menjatuhkan sanksi terhadap 166 pejabat dan badan milik pemerintah Belarusia, termasuk Presiden Alexander Lukashenko dan dua putranya, atas tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa yang menentang hasil pemilu tahun 2020 yang memenangkan Lukashenko.

Negara-negara barat juga menolak untuk mengakui Lukashenko sebagai presiden Belarusia yang sah karena adanya tindak kecurangan dalam proses penghitungan suara.

Ukraina Desak NATO Jatuhkan Sanksi Ekonomi bagi Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia