logo


Sri Mulyani Potong Anggaran MPR, Gerindra: Beban Mereka Sangat Berat

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa beban MPR periode 2019-2024 lebih berat daripada periode sebelumnya

1 Desember 2021 21:11 WIB

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pimpinan MPR meminta Presiden Joko Widodo memecat Menteri Keuangan Sri Mulyani. Mereka kecewa dengan sikap Sri Mulyani yang memotong anggaran MPR.

Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa beban MPR periode 2019-2024 lebih berat daripada periode sebelumnya. Oleh karena itu, ia menilai biaya MPR dalam melaksanakan tugasnya tidak boleh dianggap kecil.

"Sementara beban itu dirasa sekarang semakin berat. Kadang-kadang, ketika kita merasa aman, itu dianggap tidak sebagai kebutuhan,tapi kalau tidak aman, ya bagaimana memahami Pancasila itu menjadi kebutuhan," kata Muzani kepada wartawan di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (1/12/2021).


Pimpinan MPR Minta Sri Mulyani Dicopot, Ini Kata Istana

"Nah itu yang kemudian teman-teman MPR merasa jangan menganggap beban yang menjadi tanggung jawab MPR itu jangan dianggap kecil, sehingga biayanya dianggap kecil," sambungnya.

Ia tidak menampik bahwa penurunan anggaran MPR terjad karena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebtuhan MPR saat ini besar karena adanya kerja kolektf.

"Itu yang menyebabkan teman-teman MPR berpikirnya seperti itu," tuturnya.

Soal Pemotongan Anggaran MPR, Sri Mulyani: Anggaran Difokuskan untuk Bansos

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati