logo


Klaim Reuni 212 Aksi Damai, Slamet Maarif: Polisi Jangan Nakut-nakuti Rakyat!

Slamet mengaku heran dengan diperbolehkannya aksi demo yang dilakukan sejumlah pihak, temasuk kaum buruh

1 Desember 2021 20:51 WIB

Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif
Penanggungjawab Reuni Akbar Mudjahid 212, Slamet Maarif Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif mengklaim bahwa Reuni 212 adalah aksi damai. Oleh karena itu, ia meminta aparat kepolisian untuk tidak menakut-nakuti rakyat yang hendak mengikuti aksi.

"Besok itu aksi super damai yang dilindungi UU sebagaimana elemen dan masyarakat lain pun melakukan unjuk rasa," kata Slamet seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (1/12/2021.

"Seharusnya dan saya sangat berharap pihak keamanan menjalankan kewajibannya untuk mengamankan jalannya unjuk rasa bukan sebaliknya menakut-nakuti dan mengancam rakyat," sambungnya.


Berpotensi Sebarkan Covid-19, Ferdinand Minta Semua Daerah Tolak Reuni 212

Ia mengaku heran dengan diperbolehkannya aksi demo yang dilakukan sejumlah pihak, temasuk kaum buruh. Namun, aksi 212 yang diklaim damai justru tidak diizinkan.

"Bukannya sudah banyak elemen yang demo di Patung Kuda baik mahasiswa maupun buruh?" ucap dia.

Reuni 212 Nekat Digelar, Abu Janda: Kalau Batal, Logistik Nasbung Gak Cair dari Bohir

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati