logo


Hubungan Bilateral Memburuk, Semua Diplomat Rusia di AS Terancam Diusir

Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mengatakan bahwa semua diplomat Rusia yang bekerja di Amerika Serikat menghadapi ancaman tertentu dan itu tidak dapat diprediksi

1 Desember 2021 19:00 WIB

Bendera Rusia dan Amerika Serikat
Bendera Rusia dan Amerika Serikat istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Semua diplomat Rusia di Amerika Serikat menghadapi risiko pengusiran dan situasi secara keseluruhan tidak dapat diprediksi. Hal itu disampaikan oleh Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy pada Selasa (30/11).

"Semua diplomat Rusia yang bekerja di Amerika Serikat menghadapi ancaman tertentu dan itu tidak dapat diprediksi," kata Polyanskiy saat konferensi pers dilansir Sputniknews.

"Tidak ada yang aman, termasuk saya sendiri, karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan muncul di benak teman-teman Amerika kita," tambahnya.


Hadapi Ancaman NATO, Lukashenko Akan Minta Putin Kerahkan Senjata Nuklir Rusia ke Negaranya

Polyanskiy mengatakan kompleksitas situasi yang ada saat ini telah mencegah Rusia dan Amerika Serikat mencapai "kebangkitan" dalam hubungan bilateral mereka.

"Situasi ini tidak normal. Itu harus diubah. Kita harus menghilangkan semua hambatan ini. Kita harus kembali ke fungsi normal misi diplomatik kita," katanya.

Polyanskiy menjelaskan bahwa meskipun diplomat Rusia yang bekerja untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York menghadapi tingkat kesulitan yang lebih sedikit daripada rekan-rekan mereka di Washington, namun mereka masih menghadapi masalah yang disebabkan oleh pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah AS yang menghambat proses kerja.

"Status [misi diplomatik untuk] Perserikatan Bangsa-Bangsa banyak membantu kami, tetapi ... kami masih menghadapi situasi yang sangat bermasalah dan gugup ketika kami ingin membawa seseorang ke sini ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang harus dilakukan secara otomatis sebagai bagian dari kewajiban AS sebagai negara tuan rumah," tambah Polyanskiy.

Presiden Belarusia Akan Selesaikan Krisis Imigran di Perbatasan Polandia sebelum Tahun Baru

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia