logo


Presiden Belarusia Tegas Bakal Bantu Rusia Hadapi Ancaman Agresi Militer Ukraina

Presiden Alexander Lukashenko mengatakan bahwa pihaknya akan senantiasa membela dan mendukung Rusia jika Ukraina benar-benar melakukan agresi militer terhadap Moskow

1 Desember 2021 15:08 WIB

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko istimewa

MINSK, JITUNEWS.COM - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung Rusia dalam situasi apapun, termasuk dalam menghadapi agresi militer dari Ukraina ataupun pihak NATO.

“Jika Rusia menghadapi agresi dari Ukraina, kami akan bekerja sama erat – secara ekonomi, hukum, politik – dengan Rusia. Ini adalah hal utama,” kata Lukashenko dalam sebuah wawancara dikutip Sputniknews.

Dia menekankan bahwa dirinya tidak akan pernah berpihak kepada para elit politik Ukraina yang memiliki paham nasionalisme yang terlalu ekstrim.


Delegasi Negara-negara Eropa Berkunjung ke Taiwan, China Kembali Meradang

“Saya akan melakukan segalanya untuk menjadikan Ukraina milik kami. Ini adalah Ukraina kami, orang-orang kami di sana. Ini bukan emosi, ini adalah keyakinan saya yang teguh,” tegas kepala negara Belarusia itu.

Lukashenko mengumumkan rencananya untuk mengunjungi wilayah Krimea, sebuah wilayah yang berhasil direbut oleh Rusia dari Ukraina pada 2014 lalu. Ia mengatakan bahwa perjalanannya tersebut akan menunjukkan bahwa Belarusia mengakui Krimea sebagai bagian dari Rusia.

Sebelumnya, Lukashenko juga mengatakan bahwa hubungan politik Belarusia-Ukraina berada pada titik terendah setelah Kementerian Luar Negeri Ukraina mengumumkan bahwa mereka tidak mengakui Lukashenko sebagai presiden Belarusia yang sah.

Rusia Pede Vaksin Buatannya Efektif Cegah Infeksi Varian Omicron

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia