logo


Mundur dari PD, Ketua DPD Riau: AHY yang Saya Kagumi, Hari Ini Pudar di Mata Saya

AHY disebut tak paham AD/ART Partai Demokrat

1 Desember 2021 04:30 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau Asri Auzar mengaku kecewa dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyetujui Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V DPD Demokrat Riau, Selasa (30/11/2021).

Ausri menilai Musda tersebut tidak sah karena tidak sesuai dengan AD/ART partai. Ia pun memilih mundur dari Partai Demokrat karena tidak sejalan dengan sikap AHY.

"Saya dulu bangga jadi kader Partai Demokrat. Saya terdepan memperjuangkan Partai Demokrat tatkala diganggu orang, hari ini, saya juga bangga keluar dari Partai Demokrat," kata Ausri Auzar.


Tanggapi Kubu Moeldoko, Demokrat Ungkap Sosok Senior yang Memperingatkan AHY

Ia mengaku menyesalkan sikap AHY yang disebut tidak paham AD/ART partai. Padahal, kata dia, Ketua Umum PD sebelumnya yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu menekankan untuk berpedoman pada AD/ART partai.

"Bapak SBY sering menyampaikan kepada kami harus sopan dan beretika menjalankan aturan partai, tidak boleh melanggar anggaran dasar rumah tangga. Hari ini pesan dari bapak SBY dilanggar dewan pimpinan pusat itu sendiri," ujarnya.

"Ketum kami AHY yang pertama saya kagumi, hari ini pudar di mata saya," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Musda tidak sah karena pemilihan Ketua DPD Riau terkesan dipaksakan. Ia mengatakan bahwa dirinya seharusnya menjabai sampai tahun 2022.

"Musda hari ini adalah Musda ecek-ecek (main-main). Musda pengambilalihan paksa yang dilakukan dewan pimpinan pusat terhadap dewan pimpinan daerah Provinsi Riau," kata Asri Auzar.

"Pergantian ketua itu lazim di setiap organisasi, tapi laksanakanlah sesuai anggaran dasar rumah tangga. Kalau tidak sesuai tentunya ini tidak sah," pungkasnya.

 

Disebut Elite Partai Tapi Bego, Begini Balasan Jansen ke Denny Siregar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati