logo


Reuni 212 Bakal Digelar di Bogor, Lakpesdam NU: Jangan Ditunggangi Kelompok Teroris!

Rumadi mengingatkan agar Reuni 212 diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19

30 November 2021 09:48 WIB

Aksi Reuni 212
Aksi Reuni 212 Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU) Rumadi Ahmad mengatakan bahwa agenda Reuni 212 merupakan hak masyarakat untuk berkumpul.

Meski demikian, ia mengaku tidak setuju dengan Reuni 212 karena berpotensi menyebarkan virus Covid-19. Ia pun meminta agar pihak penyelenggara tidak memprovokasi kebencian.

"Tidak memprovokasi kebencian yang bisa memecah belah masyarakat," kata Rumadi dilansir CNNIndonesia.com, Senin (29/11/2021).


Bahas Pelaksanaan Reuni 212, Panitia Rapat dengan Pemprov DKI Jakarta

Rumadi mengingatkan agar Reuni 212 diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Ia juga meminta agar aksi tidak ditunggangi oleh kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan organisasi teroris.

"Dan pastikan juga tidak ada kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan organisasi teroris yang menunggangi aksi yang mereka lakukan," sambungnya.

Diketahui, panitia penyelenggara Reuni 212 resmi memindahkan lokasi reuni dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat ke Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor pada 2 Desember 2021. Mereka mengatakan pemindahan lokasi dikarenakan tidak mendapakan izin menggelar Reuni 212 baik di Lapangan Monas maupun di Bundaran Patung Kuda.

 

Reuni 212 Pindah ke Bogor, Pemprov DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati