logo


Sesalkan Gesekan Brimob-Kopassus Gegara Rokok, Golkar: Ada Kecemburuan Sosial?

Gesekan antara personel TNI dan Polri di tingkat lapangan disebut kerap terjadi.

30 November 2021 09:19 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi
Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi menyayangkan gesekan yang terjadi antara personel Satgas Amole Brimob dengan Satgas Nanggala Kopassus gegara perkara rokok di Mimika, Papua. Menurutnya, personel keamanan harus bekerja sama untuk menciptakan suasana yang kondusif.

"Harusnya para anggota kedua Satgas Nanggala dan Amole ini bekerja sama, dalam kondisi keamanan di lokasi yang masih ada dinamika, sehingga bentrokan internal seperti ini sangat berbahaya," kata Bobby kepada wartawan, Senin (29/11/2021).

Bobby menilai harus ada evaluasi imbas insiden tersebut. Menurutnya,  gesekan antara personel TNI dan Polri di tingkat lapangan kerap terjadi.


Panitia Reuni 212: Polri Jangan Takut, Kita Tidak Ada Provokasi

"Apakah karena kurang latihan bersama sehingga tidak mengenal, atau ada kecemburuan sosial mengenai hal terkait kesejahteraan, atau ada perilaku-perilaku yang masih menganggap ada previlege khusus (pengecualian-pengecualian dalam hal kepatuhan terhadap peraturan-peraturan) dan sebagainya," ujar Bobby.

"Kami harap, niat baik sinergi dari para pimpinan dua institusi ini bisa diejawantahkan menjadi sebuah program-program yang lebih merekatkan hubungan, seperti tugas bersama, latihan bersama, dan juga sanksi-sanksi tegas bagi yang melanggarnya," pungkasnya.

Kopassus dan Brimob Bentrok Gara-gara Rokok, Komisi III Minta Kapolri dan Panglima TNI Evaluasi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati