logo


Jokowi Disebut Tak Paham Putusan MK, Ahli: UU Cipta Kerja Sudah Tamat Riwayatnya!

Pemerintah disebut menafsirkan putusan MK terkait UU Cipta Kerja sesuai kehendak masing-masing

30 November 2021 06:00 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Feri Amsari menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak paham dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan formil Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Cipta Kerja. Hal tersebut, lantaran Jokowi menyebut tidak ada satu pasal pun di undang-undang tersebut yang dibatalkan oleh MK.

Feri menjelaskan bahwa putusan MK yang menyebut UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat artinya UU tersebut dinyatakan konstitusional setelah dilakukan perbaikan dalam dua tahun.

"Presiden mesti memahami maksud dari putusan inkonstitusional bersyarat. Maksud dari inkonstitusional bersyarat adalah UU tersebut dinyatakan konstitusional sampai dengan dilakukan perbaikan paling lama dua tahun," kata Feri dilansir CNNIndonesia.com, Senin (29/11/2021).


Enggan Berasumsi soal Laporan Fadli Zon, MKD DPR: Kami Pelajari Dulu

Feri mengatakan bahwa UU Cipta Kerja tidak bisa digunakan sama sekali sampai DPR memperbaiknya dalam kurun waktu 2 tahun. Meskipun, kata dia, poin 4 putusan MK menyatakan UU Cipta Kerja berlaku. Namun poin 7 dalam putusan tersebut menyatakan pemerintah dilarang membuat kebijakan dan mengeluarkan peraturan teknis yang baru dan membekukan yang sudah ada.

"Jadi dua tahun itu untuk memperbaiki, bukan untuk menerapkan. Masalahnya UU Cipta Kerja itu tidak bisa diperbaiki karena model omnibus law multi klaster atau tema tidak dikenal dalam UU 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan," ujarnya.

"Sementara putusan MK memerintahkan memperbaiki UU 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja saja. Dengan kata lain, UU omnibus law cipta kerja sudah tamat riwayatnya," sambungnya.

PKB Sebut Reshuffle Kabinet Desember, PPP Belum Tahu: Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati