logo


Covid-19 Omicron Punya Gejala Lebih Ringan dari Varian Delta, Afsel Minta Negara-negara Tak Panik

Menteri Kesehatan Afsel menyayangkan keputusan negara-negara yang terlalu cepat memblokir perjalanan internasional dari wilayah Afrika karena kemunculan varian baru Covid-19 Omicron

29 November 2021 15:06 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi istimewa

CAPE TOWN, JITUNEWS.COM - Menteri Kesehatan Afrika Selatan Dr. Joe Phaahla pada Minggu (29/11) mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa dengan kebijakan pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh banyak negara terhadap warga negara atau pendatang yang berasal dari negaranya dan sejumlah negara Afrika lain setelah munculnya jenis virus corona Omicron.

"Tindakan terhadap negara-negara Afrika selatan sangat disayangkan dan akan merusak ekonomi kami. Kami percaya bahwa negara-negara akan mengikuti ilmu pengetahuan dan meninjau keputusan mereka. Varian Omicron sudah tersebar luas ke berbagai belahan dunia," kata Phaahla, dikutip Sputniknews.

Sang Menteri menambahkan bahwa pihaknya melihat kebijakan larangan perjalanan dari Afrika Selatan sebagai langkah "tidak bertanggung jawab dan tidak perlu".


Pandemi Covid-19 Terkendali, Disiplin Prokes Menurun

Sebelumnya pada hari itu, Indonesia, Korea Selatan, Oman, Kuwait, dan Arab Saudi mengumumkan penangguhan perjalanan dengan negara-negara di wilayah Afrika bagian selatan.

Dalam beberapa hari terakhir, banyak negara-negara di Eropa juga sudah melakukan pembatasan perjalanan dari dan ke Afrika karena kemunculan varian Omicron, yang diklasifikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai variant of Concern.

Sementara itu, seorang dokter di Afrika Selatan, Dr. Angelique Coetzee, mengatakan kepada Reuters bahwa pada 18 November lalu ia melihat jika sejumlah pasien Covid-19 di klinik tempat ia bekerja memiliki gejala yang berbeda dari gejala infeksi varian Covid-19 Delta, yakni gejala yang lebih ringan.

"Gejala pada tahap itu sangat terkait dengan infeksi virus normal. Dan karena kami belum melihat COVID-19 selama delapan hingga 10 minggu terakhir, kami memutuskan untuk melakukan tes," katanya, seraya menambahkan bahwa pasien dan keluarganya ternyata positif Covid-19.

"Sebagian besar dari mereka melihat gejala yang sangat, sangat ringan... Kami telah mampu merawat pasien ini secara konservatif di rumah," tambahnya.

Muncul Varian Omicron, Jokowi: Menambah Kewaspadaan Kita

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia