logo


Israel Tutup Pintu Perbatasan, Semua Pendatang dari Luar Negeri Dilarang Masuk

Pemerintah Israel memberlakukan aturan penutupan wilayah perbatasan dan melarang semua pendatang dari luar negeri untuk masuk ke wilayahnya guna mencegah penyebaran varian baru Covid-19 Omicron

28 November 2021 15:42 WIB

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett istimewa

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Pemerintah Israel pada Sabtu (27/11) mengatakan bahwa mereka akan menutup seluruh pintu perbatasannya dan melarang semua warga negara asing untuk masuk ke negaranya sebagai respon atas penyebaran varian baru Covid-19, Omicron, yang lebih berbahaya dibanding dengan varian Delta.

Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, mengatakan jika aturan pembatasan tersebut mencakup larangan masuk dan penangguhan pemberian visa bagi warga negara asing tersebut setidaknya akan diberlakukan setidaknya selama 14 hari. Diharapkan dalam periode tersebut pihaknya sudah mendapatkan informasi yang lebih banyak terkait varian baru Omicron itu, dan apakan vaksin Covid-19 yang ada efektif untuk mencegah infeksi varian tersebut.

"Hipotesis kami adalah varian itu sudah menyebar ke hampir seluruh negara di dunia," kata Menteri Dalam Negeri Israel Ayelet Shaked kepada para wartawan, dilansir dari RT.com.


Gawat, Varian Covid-19 Omicron Mungkin Sudah Masuk ke Indonesia

Sementara itu, Perdana Menteri Naftali Bennett menambahkan bahwa semua warga negara Israel yang tiba dari luar negeri akan diwajibkan untuk melakukan karantina secara mandiri, terlepas dari status vaksinasinya. Larangan tersebut mulai diberlakukan pada Minggu tengah malam atau Senin dini hari nanti, atau dua hari setelah Israel memblokir semua penerbangan dari negara-negara Afrika.

Banyak Negara di Eropa Sudah Deteksi Kasus Infeksi Varian Omicron

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia