logo


Gawat, Varian Covid-19 Omicron Mungkin Sudah Masuk ke Indonesia

Guru besar FKUI Prof Tjandra Yoga Aditama menyarankan dilakukannya penelusuran yang lebih lanjut guna memastikan kondisi kesehatan semua orang yang datang dari Afrika dalam dua pekan terakhir

28 November 2021 14:40 WIB

Ilustrasi varian baru Covid-19 Omicron
Ilustrasi varian baru Covid-19 Omicron istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kemunculan varian baru Covid-19, omicron, membuat geger semua negara di dunia. Bagaimana tidak, varian ini memiliki jumlah mutasi yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan varian Delta, sebuah varian yang terbukti membuat kasus infeksi Covid-19 di seluruh dunia meningkat tajam beberapa waktu lalu.

Untuk itu, banyak negara dalam beberapa hari terakhir ini sudah memutuskan melarang warga negara asing yang datang dari sejumlah negara Afrika untuk masuk ke wilayahnya. Sementara itu, pemerintah Indonesia juga akan mulai memberlakukan aturan larangan masuk bagi warga asing dari Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria pada Senin (29/11).

Menanggapi hal itu, Guru besar FKUI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan jika varian baru Covid-19 tersebut kemungkinan sudah masuk ke Indonesia melalui pendatang yang berasal dari Afrika dalam kurun waktu dua pekan terakhir.


Bamsoet Bilang Balap Formula E Bikin Bagus Nama Indonesia, Nggak Cuma Anies Baswedan

"Harus diingat bahwa mungkin saja sebelum tanggal 26 November [2021] sudah ada warga asing dari delapan negara itu yang masuk ke Indonesia, mungkin dalam dua minggu terakhir ini yang bukan tidak mungkin sudah pernah terpapar varian baru ini," ujar Tjandra dilansir dari kumparan, Minggu (28/11).

Untuk itu, ia menyarankan agar dilakukan penelusuran yang lebih lanjut guna memastikan kondisi kesehatan semua orang yang datang dari Afrika.

"Termasuk 'Whole Genome Sequencing (WGS)'," imbuhnya.

Ia menambahkan, pemeriksaan WGS Indonesia untuk saat ini masih sangat rendah dan jauh tertinggal dari negara-negara lain. Berdasarkan data di GISAID per 26 November 2021, Indonesia baru memasukkan 8.906 sampel WGS.

"Sementara Afrika Selatan dengan penduduk tidak sampai 60 juta sudah memasukkan 23.452 sampel WGS, serta India bahkan sudah memasukkan 80.446 WGS," ujarnya.

Cegah Varian Omicron, Saran Pakar: Karantina 10 Hari bagi WNI yang Datang dari Afsel, Botswana, Eropa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia