logo


Firli Klaim Pejabat-Pengusaha Tak Lagi Saling Suap, Gus Umar: Bubar Saja KPK Kalau Tak Ada Gunanya

Gus Umar menyayangkan jika uang rakyat dipakai untuk membayar gaji Firli.

27 November 2021 13:27 WIB

Gus Umar
Gus Umar twitter.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan berkomentar soal klaim Ketua KPK Firli Bahuri bahwa tak bakal ada lagi pengusaha atau pejabat yang saling suap.

Pria yang karib disapa Gus Umar itu menilai KPK semestinya dibubarkan bila tak ada kasus suap. Menurutnya, rakyat tidak lagi membutuhkan KPK jika negara sudah bebas dari tindak korupsi.

“Ya sudah bubar saja KPK RI kan gak ada gunanya lagi karena pejabat dan pengusaha gak ada yang disuap lagi. Sayang duit rakyat buat bayar gaji anda yang selangit,” cuitnya lewat akun Twitter @UmarHasibuan75, dikutip Sabtu (27/11).


KKB Jatuhkan Banyak Korban, Tokoh NU: Lucu Kalau Dianggap Saudara

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyebut tak ada lagi pengusaha atau pejabat yang saling melakukan suap. Hal itu dikatakan Firli saat menandatangani kesepakatan anti-suap antara KPK dan Kadin Indonesia, Kamis (25/11).

"Mulai hari ini, tidak ada lagi pengusaha yang memberi suap kepada penyelenggara negara. Mulai hari ini pun, tidak ada penyelenggara negara menerima suap dari pengusaha," kata Firli dalam Talkshow KPK.

Ketua KPK: Tak Ada Pejabat Terima Suap dari Pengusaha Mulai Hari Ini

Halaman: 
Penulis : Iskandar