logo


Korlab Demo Ricuh Bakal Dijemput Polisi, Pengurus PP: Ia Belum Tentu yang Salah

Razman Arif Nasution mengatakan bahwa pihaknya siap mengikuti proses hukum yang berlaku

27 November 2021 11:18 WIB

Polisi tetapkan 15 anggota Pemuda Pancasila sebagai tersangka kasus pengeroyokan.
Polisi tetapkan 15 anggota Pemuda Pancasila sebagai tersangka kasus pengeroyokan. pojoksatu.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila, Razman Arif Nasution mengatakan bahwa pihaknya siap mengikuti proses hukum yang berlaku.

Hal tersebut, ia sampaikan menanggapi rencana polisi yang hendak memeriksa koordinator lapangan (korlap) demo ormas Pemuda Pancasila di Gedung DPR yang berakhir ricuh. Bahkan, polisi akan menjemput korlap apabila tidak menghadiri penggilan pemeriksaan.

"Saya belum mendapatkan data pasti siapa korlap, tapi yang pasti ketum perintahkan kepada saya untuk mencari siapa korlapnya," kata Razman kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (26/11/2021).


Apresiasi Warga DKI yang Tidak Terprovokasi 'Jokowi End Game', Kapolda: Mereka Sudah Pintar

Meski demikian, ia mengatakan bahwa kericuhan yang terjadi belum tentu kesalahan korlapnya. Ia pun meminta pihak kepolisian bersikap adil dan bijaksana dalam proses penyelidikannya.

"Korlap itu bukan sesuatu yang salah. Kalau ada kejadian belum tentu dia yang salah. Kalau sudah instruksi begini, ada belok, yang salah itu jemput," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku akan kooperatif dalam mengikti proses hukum yang berlaku.

"Kami tidak sejengkal pun khawatir takut dengan upaya ini. Kami akan pertanggungjawaban secara benar," ucapnya.

HMI Kubu Muis Akan Tetap Demo Meski Tak Diizinkan Polisi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati