logo


Pulangkan Warganya dari Perbatasan Polandia, Irak Kirim Pesawat Terbang ke Belarusia

Pemerintah Irak telah mengirimkan sejumlah pesawat terbang untuk memulangkan warga negaranya yang terjebak di perbatasan Polandia

26 November 2021 20:00 WIB

Ribuan imigran menyerbu perbatasan Polandia
Ribuan imigran menyerbu perbatasan Polandia Financial Times

BAGHDAD, JITUNEWS.COM - Dua unit pesawat terbang dilaporkan sudah lepas landas dari bandara Irak dan terbang menuju Belarusia pada Kamis (25/11) malam waktu setempat, untuk mengangkut pulang warga negara Irak yang saat ini terjebak di perbatasan Polandia-Belarusia. Hal itu disampaikan oleh Kementerian Transportasi Irak.

Ratusan warga negara Irak yang sebagian besar diantaranya merupakan etnis Kurdi, pada pekan lalu telah pulang dengan menggunakan penerbangan repatriasi dari Belarusia. Sementara ribuan imigran lain untuk saat ini masih mendirikan tenda di perbatasan Belarusia-Polandia dan berharap dapat masuk ke wilayah Uni Eropa.

Dilansir dari Al Arabiya pada Jumat (26/11), juru bicara pemerintah otonom Kurdistan Irak mengatakan bahwa pesawat pertama yang membawa 185 orang dijadwalkan mendarat di ibukota Arbil pada Sabtu dini hari.


Muncul Varian Covid-19 Baru yang Lebih Berbahaya, Australia Gelar Investigasi

Pada 18 November lalu, lebih dari 430 warga negara Irak telah dipulangkan kembali ke negara asal dari Belarusia. Sebagian besar mengatakan bahwa mereka sudah menjual seluruh harta, menghabiskan uang tabungan, atau bahkan terpaksa berhutang untuk dapat meninggalkan Irak yang tengah dilanda krisis ekonomi yang parah, untuk memulai hidup baru di Uni Eropa. Namun, harapan mereka sirna karena mereka justru dihadang oleh pasukan penjaga perbatasan Polandia.

Sejumlah negara barat menuding pemerintah Belarusia sengaja mendatangkan imigran dari Timur Tengah dan Afrika Utara untuk menyerbu perbatasan Uni Eropa. Hal itu dilakukan untuk membuat situasi di negara-negara Uni Eropa menjadi tidak stabil.

Tuduhan tersebut tentu saja dibantah oleh pemerintah Belarusia. Mereka bahkan balik mengkritisi Uni Eropa yang tidak bersedia memberikan suaka bagi imigran tersebut.

Arab Saudi Mulai Kembali Buka Rute Penerbangan Langsung dari Indonesia per 1 Desember

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia