logo


Sebut Demo Buruh Buntut Upah Murah, Demokrat : Masa Depan Dikubur UU Ciptaker

Irwan menilai bahwa pengesahan UU Ciptaker dilakukan secara terburu-buru sehingga berbuntut gelombang protes dari para buruh.

26 November 2021 09:30 WIB

Irwan
Irwan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Irwan mengatakan bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan buruh disejumlah daerah terjadi karena penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang murah. Ia mengaku sudah ada kekhawtiran saat pengesahan Undang-undang Nomor Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

"Apa yang dikhawatirkan Fraksi Partai Demokrat saat pengambilan keputusan UU Ciptaker, akhirnya hari ini terjadi, khususnya upah buruh murah. Masa depan buruh dikubur UU Ciptaker," kata Irwan dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (25/11/2021).

Irwan menilai bahwa pengesahan UU Ciptaker dilakukan secara terburu-buru sehingga berbuntut gelombang protes dari para buruh.


MK Putuskan UU Ciptaker Inkonstitusional, Ini Kata Yusril

Ia lantas mengkritik penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan. Ia menyebut undang-undang tersebut telah menutup ruang diskusi atau negosiasi antara buruh dan pengusaha.

"Sehingga dalam penentuan upah proses demokrasi dan ruang dialektika tertutup atas UU Ciptaker dan turunannya," sambungnya.

 

Massa Pemuda Pancasila Bawa Sajam, Denny Siregar: Mau Demo atau Ngajak Perang?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati