logo


Lebanon Minta Travel Agen Mereka Tak Buka Rute Perjalanan ke Belarusia

Kebijakan tersebut diberlakukan untuk membantu meredam gelombang imigran ilegal yang mencoba masuk ke wilayah Uni Eropa melalui perbatasan dengan Belarusia

25 November 2021 20:35 WIB

Ribuan imigran menyerbu perbatasan Polandia
Ribuan imigran menyerbu perbatasan Polandia Financial Times

BEIRUT, JITUNEWS.COM - Pemerintah Lebanon, pada Kamis (25/11) telah menginstruksikan kepada semua travel agen di negara mereka untuk tidak mempromosikan Belarusia sebagai tujuan perjalanan untuk menekan laju imigran yang berusaha memasuki wilayah Uni Eropa.

Menteri Pariwisata Lebanon Walid Nassar mengatakan jika kebijakan tersebut mencegah Beirut dimanfaatkan oleh imigran sebagai titik awal keberangkatan mereka ke wilayah Uni Eropa.

Sebagaimana diketahui, ribuan imigran, termasuk diantaranya berasal dari Lebanon, suriah, dan Irak, dalam beberapa bulan belakangan ini telah berbondong-bondong bergerak di perbatasan Belarusia-Polandia, berharap mendapatkan suaka dari Uni Eropa. Gelombang imigran tersebut memicu situasi krisis kemanusiaan di perbatasan Polandia-Belarusia.


WHO Bilang Belum Ada Vaksin yang Ampuh Cegah Penularan Varian Delta

"Sejumlah warga berkebangsaan negara Timur Tengah dan negara Afrika yang berharap untuk melakukan imigrasi telah menggunakan bandara Rafic Hariri di Beirut," kata Nassar, dikutip Al Arabiya.

Selain itu, otoritas bandara di Lebanon juga sudah memberlakukan pembatasan terhadap beberapa warga dari negara tertentu yang membooking tiket penerbangan dengan perusahaan maskapai asal Belarusia, Belavia.

Sudah Penuh dengan Pasien Covid-19, Banyak RS di Belanda Hentikan Layanan Kesehatan untuk Penyakit Lain

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia