logo


Sebut Urusan Arsip Sangat Penting, Gus Menteri: Kemendes PDTT Memiliki Tanggung Jawab Cukup Banyak

pihaknya cukup serius berupaya untuk meningkatkan tata kelola kearsipan.

24 November 2021 17:06 WIB

Kemendes PDTT menggelar Rapat Koordinasi Kearsipan
Kemendes PDTT menggelar Rapat Koordinasi Kearsipan Jitunews.com/herumuawin

JAKARTA, JITUNEWS.COM– Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar Rapat Koordinasi Kearsipan dengan tema ‘Sinergitas Unit Kearsipan Sebagai Pelopor Dalam Mencapai Tata Kelola Kearsipan Efektif Dan Efisien’ di Balai Mekarti, Kemendes PDTT, Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menegaskan menegaskan bahwa pihaknya cukup serius berupaya untuk meningkatkan tata kelola kearsipan.

Dia menuturkan bahwa urusan kearsipan sangat penting di kementrian dan lembaga dalam tata pemerintahan.


Mendesa PDTT Prioritaskan Jalan Antardesa di Indonesia Timur

“Dua hal yang penting yaitu data dan arsip. Jadi kalau data itu nggak bener pasti kebijakannya tidak akan tepat, kalau arsipnya nggak bagus, dokumen-dokumen yang kita miliki tidak tertata dengan bagus, kita tidak bisa menengok ke belakang apa yang sudah berhasil, kemudian apa yang gagal, apa yang perlu dibenahi dan itu kaitannya sangat erat dengan kearsipan,” ujar Pria yang akrab disapa Gus Menteri ini.

Oleh karena itu, Gus Menteri mengatakan bahwa Kemendes PDTT berkomitmen cukup tinggi dalam bidang kearsipan.

Gus Menteri menambahkan bahwa Kemendes PDTT memiliki tanggungjawab yang cukup banyak, oleh karena itu urusan kearsipan sangat penting.

“Kami berterimakasih dengan kehadiran Ketua ANRI, apalagi Kemendes ini satu kementrian yang punya tanggung jawab cukup banyak, namanya aja ada tiga, Kementrian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Jadi ada 3 besar yang harus ditangani oleh kementrian ini,” tuturnya.

Dalam hal ini, Gus Menteri mengungkapkan dalam Rakornas juga sudah dibicarakan tentang penguatan kearsipan tingkat desa.

Menurutnya berbagai hal-hal yang bagus di desa harus terdokumentasikan dengan baik termasuk di dalamnya urusan administrasi, budaya dan adat istiadat agar kearifan lokal di desa tetap terjaga.

“Ini menjadi salah satu tugas utama kita yaitu membangun desa dengan tetapi bertahan dan bertumpu pada akar budaya. Hal ini dalam rangka agar segala budaya yang ada di desa, kearifan lokal di desa tetap dipertahankan kalau bisa dikembangkan,” kata dia.

“Nah salah satu tata kinci untuk upaya itu adalah bagaimana memberikan skill dan manfaat prosesnya dalam upaya untuk melakukan pemelihaaran terhadap semua itu, makanya kita sinergikan dengan ANRI tekait penguatan kearsipannya,” tutup Gus Menteri

IFAD: Tidak Ada Negara Lain yang Melokalkan SDGs hingga Level Desa

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar