logo


Situasi Konflik Memburuk, Perancis Minta Warganya Secepat Mungkin Tinggalkan Ethiopia

Pemerintah Perancis meminta warga untuk segera meninggalkan wilayah Ethiopia seiring dengan memburuknya situasi konflik di negara itu

24 November 2021 16:45 WIB

Bendera Perancis
Bendera Perancis Reuters

PARIS, JITUNEWS.COM - Pemerintah Perancis pada Selasa (23/11) mendesak warga negaranya untuk segera meninggalkan wilayah Ethiopia, seiring dengan memburuknya situasi konflik di negara itu.

"Seluruh warga negara Perancis secara resmi didesak untuk segera meninggalkan negara (Ethiopia) tanpa penundaan," kata kantor kedutaan besar Perancis di Addis Ababa dalam sebuah pesan email yang dikirimkan kepada warga negara Perancis.

Dalam pesan email tersebut, seluruh staf kedubes akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mem-fasilitasi keberangkatan warga negaranya dengan membantu memesankan tiket pesawat komersial maupun mengorganisir pesawat sewaan jika diperlukan.


Wisatawan Asing Akan Diijinkan Masuk Selandia Baru Mulai Akhir April Mendatang

Sebelumnya, negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Inggris juga telah mengeluarkan instruksi serupa. Mereka bahkan sudah mulai menarik mundur sejumlah staf kedubesnya dari Ethiopia.

Untuk diketahui, konflik internal sudah terjadi di Ethiopia sejak November 2020 lalu, saat Perdana Menteri Abiy Ahmed mengirimkan pasukan ke wilayah Tigray untuk melawan kelompok pemerintahan lokal Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF).

Situasi konflik semakin memburuk belakangan ini setelah pasukan TPLF dilaporkan berhasil mengambil alih sebagian besar wilayah Tigray, termasuk kota terbesarnya, Mekele, yang sempat dikuasai oleh pasukan pemerintah Ethiopia.

 

Perang Urat Saraf dengan Rusia Meningkat, AS Kirim Dua Kapal Patroli ke Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia