logo


Pembentukan Cyber Army Jadi Sorotan, MUI DKI Pertimbangkan Mujahid Digital

Faiz menegaskan bahwa tugas utama tim digital yaitu untuk melawan pemberitaan hoaks

24 November 2021 10:03 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Bidang Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, Faiz Rafdi mengatakan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan penamaan tim digital untuk menangkal hoaks. Ia menyebut ada beberapa alternatif nama seperti pasukan siber atau mujahid digital.

Hal tersebut, ia sampaikan lantaran rencana pembentukan tim digital yang awalnya disebut pasukan siber atau cyber army untuk melawan buzzer yang menghantam ulama menuai beragam sorotan.

"Apaka namanya, karena waktu itu yang memang lagi ramai itu kan cyber army, buzzer. Kemudian beliau usulkan itu. Kemudian muncul beberapa usulan ada mujahid digital. Jadi dari sisi nama kami belum putuskan apakah cyber army, mujahid digital," kata Faiz, Selasa (23/11/2021).


Eko Kuntadhi Sindir MUI: Sebentar Lagi Keluar Sertifikat Halal untuk Anies

Faiz juga menegaskan bahwa tugas utama tim digital yaitu untuk melawan pemberitaan hoaks, bukan semata-mata untuk membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagaimana berita yang beredar.

"Ketum juga menyebutkan bahwa tugas utama adalah bagaimana menghalau berita-berita hoaks, bagaimana umat dan ulama di tingkat kita bisa melek digital. Jadi lebih kepada pembinaan literasi digital," ujarnya.

 

Dukung Tim Siber MUI DKI, Musni Umar: Anies Sukses Bangun Jakarta

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati