logo


Andi Arief Sebut SBY-Jokowi Pemimpin yang Tinggalkan Tradisi Dendam, PDIP: Semoga Jujur

Elite senior PDIP Hendrawan Supratikno berharap apa yang disampaikan Andi Arief jujur tanpa ada pretensi.

24 November 2021 09:41 WIB

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno monitorday

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Demokrat Andi Arief mengatakan bahwa Presiden Jokowi adalah pemimpin yang meninggalkan tradisi dendam. Hal tersebut, ia sampaikan lantaran Jokowi telah membantu pengobatan kanker prostat yang dialami Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yidhoyono (SBY). Ia menyebut sikap Jokowi sama seperti sikap SBY saat memimpin RI.

Sementara itu, elite senior PDIP Hendrawan Supratikno berharap apa yang disampaikan Andi Arief jujur tanpa ada pretensi.

"Saya berharap Andi Arief menyampaikan penilain tersebut dengan jujur, tanpa pretensi stigmatisasi kepada yang lain, yang masuk dalam daftar 'kamus dendamnya'," kata Hendrawan kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).


Sudah Jalani Operasi, SBY Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi-Ma'ruf

Hendrawan mengatakan bahwa seorang pemimpin dinilai dari pengabdiannya kepada nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, tidak ada yang akan dikenang rakyat kecuali hal tersebut.

"Ingat, Mahatma Gandhi pernah menyampaikan 'my nationality is humanity'. Jadi pernyataan Andi bukan hal baru, yang baru, kali ini dia sekaligus menyenangkan hati dua figur Presiden," ujarnya.

Wapres Tak Perlu Tanggapi Polemik Pembubaran MUI, Ferdinand: Sebaiknya Konsentrasi Memajukan Bangsa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati