logo


AS Kembali Jatuhkan Sanksi bagi Perusahaan yang Terlibat Pembangunan Nord Stream 2

Jalur pipa gas Nord Stream 2 nantinya akan mengirimkan pasokan gas alam dari Rusia langsung menuju Jerman melalui Laut Baltik

23 November 2021 14:30 WIB

Jalur pipa gas Nord Stream 2
Jalur pipa gas Nord Stream 2 istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat, pada Senin (22/11) kembali menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan yang terlibat dalam pembangunan jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan jika sanksi tersebut dijatuhkan terhadap perusahaan perkapalan Transadria Ltd. yang diduga memiliki hubungan dengan pemerintah Rusia.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengambil tindakan sebagai bagian dari laporan yang diperlukan kepada Kongres tentang tindakan terhadap jalur pipa, yang membuat Ukraina dan negara-negara Eropa Timur lainnya khawatir jika jalur pipa gas tersebut akan membuat 'bargaining power' Rusia terhadap negara-negara barat menguat.


Belarusia Tunggu Jawaban dari Uni Eropa terkait Nasib Imigran Pencari Suaka di Perbatasan Polandia

Tetapi, pemerintah AS justru tidak menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan utama di belakang jalur pipa Nord Stream 2 tersebut, dan menyimpulkan bahwa jalur pipa akan tetap berjalan dan lebih baik bekerja dengan Jerman.

“Bahkan ketika pemerintah terus menentang pipa Nord Stream 2, termasuk melalui sanksi kami, kami terus bekerja dengan Jerman dan sekutu serta mitra lainnya untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh pipa tersebut,” kata Blinken dalam sebuah pernyataan.

Jerman, dalam kesepakatan dengan pemerintahan Biden, menyetujui dukungan ekonomi ke Ukraina pada transisi ke energi bersih dan mengatakan akan bersikeras bahwa Rusia terus mengalirkan gas melalui tetangganya.

Lebih dari Setahun, Penyebab Ledakan Pelabuhan Beirut Masih Misterius

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia