logo


Belarusia Tunggu Jawaban dari Uni Eropa terkait Nasib Imigran Pencari Suaka di Perbatasan Polandia

Pemerintah Belarusia sudah meminta Uni Eropa untuk mengambil imigran pencari suaka yang terjebak di perbatasan Polandia

23 November 2021 13:30 WIB

Ribuan imigran menyerbu perbatasan Polandia
Ribuan imigran menyerbu perbatasan Polandia Financial Times

MINSK, JITUNEWS.COM - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu jawaban dari Uni Eropa terkait nasib imigran pencari suaka yang kini masih terjebak di perbatasan Belarusia-Polandia. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor berita Belarusia, Belta.

Menurut Belta, Lukashenko mengatakan bahwa Belarusia nantinya akan meminta pemerintah Jerman untuk mengambil alih imigran pencari suaka itu lantaran Uni Eropa hingga saat ini belum menjalin komunikasi dengan pemerintah Belarusia terkait isu tersebut.

Lukashenko juga memperingatkan bahwa Polandia seharusnya mempertimbangkan konsekuensi yang ditimbulkan akibat penutupan jalur kereta api lintas perbatasan bagi warga sipil. Lukashenko meyakini jika penutupan jalur kereta api tersebut nantinya akan dialih fungsikan sebagai jalur logistik jika situasi konflik antara Rusia dan Ukraina semakin memanas.


Amerika Serikat Minta Warganya Segera Keluar dari Ethiopia

Sebelumnya, Uni Eropa menuduh pemerintah Belarusia sengaja mendatangkan ribuan orang dari Timur Tengah dan mendesak mereka untuk menyeberang ke wilayah negara-negara anggota Uni Eropa. Pemerintah Belarusia juga dituduh memanfaatkan imigran pencari suaka untuk membuat situasi di Uni Eropa menjadi tidak stabil.

 

Gelombang Tsunami Covid-19, Pemerintah AS Larang Warganya Berkunjung ke Jerman dan Denmark

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia