logo


Operasi Kanker Prostat di Usia 72 Tahun, SBY: Risikonya Besar

SBY berjanji akan mematuhi saran dokter dalam masa pemulihan.

23 November 2021 10:09 WIB

wikimedia commons

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui bahwa operasi kanker prostat di usia 72 tahun memiliki risiko yang besar. Meski demikian, ia tetap menjalani operasi tersebut usai berkonsultasi dengan tim dokter.

"Apa yang saya alami ini sesuai dengan perkiraan bagi siapapun yang menjalani operasi pengangkatan kanker prostat yang dideritanya. Operasi besar yang saya jalani ini tentu memiliki sejumlah risiko, saya tahu dan pada usia saya yang ke-72 tahun ini, risiko itu bertambah besar," kata SBY dalam video yang diunggah di akun Instagram @aniyudhoyono, Selasa (23/11/2021).

SBY mengatakan bahwa pihak Mayo Clinic, Amerika Serikat berpendapat bahwa operasi adalah tindakan yang tepat usai melihat hasil patologi kanker yang dideritanya.


SBY Didiagnosis Kanker Prostat, Staf Pribadi Ungkap Respons Jokowi

"Pihak Mayo Clinik sudah berpendapat demikian setelah melihat hasil patologi kanker yang ada dalam tubuh saya, maka pilihan ini sudah tepat dan benar. Mereka juga memiliki optimisme bahwa pada saatnya apa yang saya alami bisa diatasi dan bisa kembali normal," sambungnya.

Lebih lanjut, ia merasa bersyukur karena operasinya berjalan lancar. Ia pun berjanji akan mematuhi saran dokter dalam masa pemulihan.

"Tentu ini semua akan terjadi dengan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan teknologi, metodologi, keterampilan tim dokter di Mayo Clinic yang sebelumnya sudah ditangani oleh tim dokter Indonesia. Saya akan patuh untuk menjalankan apa-apa yang perlu saya lakukan sebagai pasien pasca-operasi di Mayo Clinic ini," ucapnya.

Terbang ke AS untuk Jalani Pengobatan Kanker, Bagaimana Kabar Terbaru SBY?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati