logo


MUI DKI Bentuk Tim Siber untuk Anies Usai Dapat Hibah Miliaran, Abu Janda: Nabi Muhammad Nangis Agamanya Diobral Murah

Dana hibah Rp10 miliar itu milik rakyat, bukan Anies.

22 November 2021 13:26 WIB

Abu Janda
Abu Janda instagram.com/permadiaktivis2

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda turut menyoroti langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta yang akan membentuk pasukan siber untuk melawan buzzer. Terlebih rencana itu dicetuskan usai MUI memperoleh dana hibah Rp10 miliar dari Pemprov DKI.

Abu Janda memperingatkan MUI bahwa dana miliaran yang diperoleh itu milik rakyat, bukan Anies. Jadi dana itu seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat pula.

“Seminggu yang lalu MUI dapat hibah 10 milyar dari APBD DKI, tiba-tiba minggu ini MUI mau bikin buzzer army untuk bela @aniesbaswedan, APBD DKI itu uang milik warga DKI bukan uang milik Anies Baswedan, gobl*g!,” tulisnya di unggahan akun Instagram, dikutip Senin (22/11).


MUI Tak Usah Bubar, Eko Kuntadhi: Hanya Perlu Ubah Visi-Misi Jadi 'Cyber Army' Bersetifikasi Halal

Dia tak habis pikir MUI tega menjual murah agama demi syahwat kekuasaan. “Nabi Muhammad nangis lihat agamanya diobral murah oleh para begundal-begundal seperti kalian,” tutupnya.

Sebelumnya, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan dana hibah Rp10 miliar yang diberikan kepada MUI DKI Jakarta tidak ada kaitannya dengan pembentukan tim siber.

"Enggak ada hubungannya sama sekali," ujar Riza, Minggu (21/11).

Riza menegaskan, pemberian dana hibah untuk MUI DKI Jakarta rutin diberikan setiap tahun dari Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta.

Diketahui, tahun 2022, Pemprov DKI menganggarkan pemberian hibah kepada MUI DKI senilai Rp 10,6 miliar. Tahun 2021, MUI DKI juga mendapatkan hibah dari Pemprov DKI senilai Rp 7,9 miliar.

Rusak Keharmonisan Bernegara, PKS Minta Pemerintah Telusuri Pembuat Isu Pembubaran MUI

Halaman: 
Penulis : Iskandar